Terlihat Bahagia dan Banyak Teman, tapi Tetap Kesepian, Ini Penyebabnya!

Kesepian tak bisa dianggap remeh, karena dapat menyerang mental jika berlarut-larut. Rasa kesepian akan memicu berbagai kondisi mental yang gak baik seperti stres, depresi, da

Eliza Gusmeri
Senin, 29 November 2021 | 17:46 WIB
Terlihat Bahagia dan Banyak Teman, tapi Tetap Kesepian, Ini Penyebabnya!
Ilustrasi Wanita Kesepian. (pexels.com/@amina-filkins)

SuaraBatam.id - Punya banyak teman dan selalu bergembira tak menjamin seseorang bisa jauh dari rasa kesepian. Bahkan di tempat ramai sekalipun, seseorang bisa merasakan kehampaan.

Kesepian tak bisa dianggap remeh, karena dapat menyerang mental jika berlarut-larut. Rasa kesepian akan memicu berbagai kondisi mental yang gak baik seperti stres, depresi, dan lain-lain.

Rasa sepi disebabkan oleh banyak pemicu, berikut, berikut sumbernya

1. Ikatan emosional yang kurang

Baca Juga:Tidak Sendirian, tapi Merasa Kesepian? Simak 3 Penyebab dan Tipsnya, yuk!

Kamu hanya berhubungan dengan seseorang karena kepentingan pekerjaan atau pendidikan saja, tanpa merasa perlu menjaga hubungan lebih lanjut dan lebih dalam.

Kamu merasa punya banyak teman, tetapi rasa sepi tetap mengikuti ke manapun karena kurang terikat atau terhubung secara emosional dengan mereka.

Penting sekali untuk menjaga hubungan baik dan terikat secara emosional dengan orang-orang di sekitar agar kita dan gak hanya sekadar kenal mereka, tetapi juga punya perasaan saling memiliki dan saling membantu satu sama lain.

2. Gak kenal diri sendiri

Perasaan sepi muncul ketika kita punya waktu luang dan gak tahu apa yang harus dilakukan. Terkadang rasa sepi juga muncul di sel-sela waktu sibuk, lantas karena terlalu lelah, pikiran kita tanpa sadar merasa sepi akibat kesibukan yang kita lakukan gak sesuai dengan keinginan kita.

Baca Juga:Selama Pandemi Covid-19 Banyak Lansia Mengalami Depresi, Terutama yang Kesepian

Kenali apa kesenangan diri, apa tujuan hidup, serta apa saja harapan kita ke depannya. Rasa sepi gak akan mendatangi orang-orang yang tahu pasti apa tujuan hidupnya. Rasa sepi kebanyakan muncul atau menampakkan diri pada mereka yang hanya hidup mengikuti arus, atau pasrah terhadap nasib yang terjadi.

3. Belum move on

Masa lalu yang terus membayangi kita hingga saat ini juga dapat memicu perasaan sepi untuk datang. Kita jadi cenderung merasa kesepian dan memikirkan masa lalu daripada mencoba mencari kesibukan dan berinteraksi dengan orang lain.

Masa lalu memang gak bisa dilupakan, tapi kita bisa memilih sikap kita terhadap apa yang telah terjadi. Lebih baik berusaha memperbaiki diri dan menghindari mengulang kesalahan yang sama, daripada terjebak pada rasa sepi yang gak berujung.

Beberapa tips agar kamu gak lagi merasa kesepian, adalah dengan ikut komunitas yang bisa membuat kamu semangat dan bergairah, mulai berhubungan lebih dalam dengan orang-orang di sekitar, serta kenali diri sendiri. Kalau dirasa tetap gak memberikan pengaruh, kamu juga bisa konsultasi ke tenaga profesional yang akan siap membantumu mengatasi permasalahanmu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini