Pemprov Kepri Rencana Bikin Lintasan Kapal Feri Rute Tanjungpinang-Batam

Ia menyampaikan Dishub Kepri saat ini masih mengkaji terkait ketersediaan kapal feri rute Tanjungpinang - Batam.

Eko Faizin
Senin, 11 Mei 2026 | 16:56 WIB
Pemprov Kepri Rencana Bikin Lintasan Kapal Feri Rute Tanjungpinang-Batam
Kapal feri di Batam. [Antara]
Baca 10 detik
  • Pemprov Kepri tengah mengkaji pembukaan rute Tanjungpinang-Batam.
  • Selama ini masyarakat harus menyeberang dari pelabuhan Tanjung Uban.
  • Pembukaan rute agar mempermudah konektivitas kedua daerah tersebut.

SuaraBatam.id - Pemprov Kepulauan Riau (Kepri) tengah mengkaji pembukaan jalur lintasan kapal feri tipe Roll-on/Roll-off (RoRo) rute Tanjungpinang-Batam guna mempermudah konektivitas kedua daerah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri, Junaidi mengatakan selama ini masyarakat Tanjungpinang yang akan bepergian menggunakan feri tujuan Batam atau sebaliknya, harus menyeberang dari pelabuhan Tanjung Uban di Kabupaten Bintan.

"Lintasan RoRo Tanjung Uban - Punggur (Batam) memang dekat, namun warga dari Tanjungpinang harus menempuh jalur darat sekitar satu jam sebelum naik RoRo," katanya dikutip dari Antara, Senin (11/5/2026).

Menurut Junaidi, adanya wacana dibuka jalur RoRo langsung Tanjungpinang - Batam, agar masyarakat tak perlu jauh-jauh lagi ke Bintan.

Ia menyampaikan Dishub Kepri saat ini masih mengkaji terkait ketersediaan kapal feri rute Tanjungpinang - Batam, dengan berkoordinasi bersama PT ASDP Indonesia Ferry dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).

Junaidi menjelaskan, armada feri rute Tanjungpinang - Batam harus disesuaikan dengan kondisi pelabuhan, jarak penyeberangan serta arus keluar-masuk kapal di perairan Pulau Dompak.

Dia menyebutkan Pelabuhan Dompak selama ini melayani rute Tanjungpinang-Karimun dan Tanjungpinang-Lingga, dengan kapal feri atau Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Kundur.

"Maka itu, RoRo yang dibutuhkan untuk lintasan Tanjungpinang-Batam harus sejenis dengan KMP Kundur, dengan kapasitas 500-600 GT," tegas Junaidi.

Dishub Kepri dan ASDP turut mengkaji dari sisi ekonomis terhadap dampak penyeberangan Tanjungpinang-Batam. Terutama berkaitan dengan penggunaan pelabuhan Roro Dompak.

Junaidi melanjutkan pemerintah daerah tidak menutup kemungkinan membuka peluang investasi bagi perusahaan swasta yang berminat mengoperasikan angkutan RoRo rute Tanjungpinang-Batam.

"Silakan, kalau ada swasta yang berminat. Tak ada masalah," terang Junaidi.

Ia berharap feri Tanjungpinang - Batam dapat beroperasi, sehingga semakin mempermudah lalu lintas penumpang dan barang antardaerah sekaligus mendorong denyut ekonomi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini