Nasib Warga Pulau Jaloh Batam Kesulitan Gelar Sekolah Daring Gegara Susah Sinyal

Sejumlah warga Batam belum bisa nikmati akses komunikasi

Galih Priatmojo
Senin, 23 Agustus 2021 | 15:25 WIB
Nasib Warga Pulau Jaloh Batam Kesulitan Gelar Sekolah Daring Gegara Susah Sinyal
Warga Pulau Jaloh, Batam, Kepulauan Riau Tengah Berada di Pelabuhan. Keberadaan Warga di Pelantar Pelabuhan Sekedar Hanya Ingin Mencari Jaringan Telekomunikasi. [Kontributor / Partahi Fernando]

SuaraBatam.id - Akses komunikasi yang baik terutama di masa pandemi Covid-19 saat ini, menjadi sesuatu hal yang sangat penting terutama bagi masyarakat dan anak sekolah yang tinggal di kawasan hinterland, atau pulau terluar.

Namun nyatanya, gampangnya akses komunikasi ternyata masih belum dapat dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat Pulau Jaloh, Kelurahan Gelam, Kecamatan Bulang, Batam, Kepulauan Riau.

Untuk dapat mencapai pulau ini, anda dapat menggunakan jasa boat pancung dari pelabuhan rakyat Sagulung, dengan harga Rp 30 ribu per orang dan lama perjalanan sekitar satu jam.

Menjadi salah satu pulau terluar di Batam, yang berdekatan dengan batas wilayah antara Indonesia dan Singapura, mayoritas warga di Pulau ini berprofesi sebagai nelayan.

Baca Juga:Pulau Penyangga Batam Nol Kasus Covid-19, Satgas: 396 Orang Masih Dirawat

"Untuk akses keluar dan masuk ke pulau ini, saat ini sudah tidak sesulit dulu. Adapun yang masih sulit di pulau ini hanya akses komunikasi saja. Tinggal di pulau ini, tidak guna handphone mahal, yang penting kemampuan menangkap jaringan telekomunikasi saja," ungkap Irman (35) salah satu warga Pulau Jaloh saat ditemui di pelabuhan.

Hal ini sendiri terbukti, dengan menghilangnya sinyal telekomunikasi saat anda tiba di pelantar pelabuhan.

Beberapa warga yang terlihat berada di pelabuhan, bahkan menyarankan pengunjung baru, untuk mencari dataran tinggi terlebih dahulu, apabila ingin melakukan komunikasi melalui telepon genggam nya.

"Kalau handphone nya bagus nangkap jaringan, biasanya di sudut pelantar ini udah dapat sih. Kalau handphone baru emang begitu, susah nangkap sinyal. Makanya mayoritas warga sini biasa pakai handphone jenis lama," jelasnya sambil tersenyum.

Namun, dengan adanya kebijakan dari pemerintah pusat mengenai sekolah daring atau online, hal ini kemudian membawa kesulitan tersendiri bagi warga, terutama yang saat ini memiliki anak.

Baca Juga:Kasus Covid-19 di Batam Menunjukkan Tren Penurunan, Efek PPKM?

Sulitnya akses jaringan telekomunikasi ini, membuat para anak yang tengah sekolah daring, setiap harinya harus mencari dataran tinggi, hanya untuk sekedar mengikuti jadwal pembelajaran sekolahnya.

"Tempat favorit anak-anak di lapangan sebelah sana, itu tepat di dekat bendungan yang baru dibangun Pemerintah Kota," paparnya.

Walau demikian, proses belajar mengajar secara daring ini biasanya hanya diikuti oleh anak sekolah yang telah duduk di bangku Sekolah Menegah Atas (SMA).

Sementara bagi anak yang duduk di bangku SD  dan SMP, hingga saat ini masih tetap menjalankan pembelajaran tatap muka.

"Karena di pulau ini gak ada SMA, hanya ada SD dan SMP saja. Untuk anak kami yang di SD dan SMP, masih belajar tatap muka di rumah gurunya masing-masing," terang Irman.

Keluhan sulitnya akses telekomunikasi di pulau tersebut, juga diakuinya sudah sering disampaikan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam, baik melalui kunjugan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini