Polisi Singapura Laporkan Ratusan Orang Tertipu Beli Tiket Konser, Ternyata Berasal dari Platform Ini

Total kerugian dilaporkan S$480.000 atau setara Rp 5,3 miliar.

Eliza Gusmeri
Jum'at, 07 Juli 2023 | 17:50 WIB
Polisi Singapura Laporkan Ratusan Orang Tertipu Beli Tiket Konser, Ternyata Berasal dari  Platform Ini
Ilustrasi konser band (unsplash.com/ActionVance)

SuaraBatam.id - Kepolisian Singapura mengungkapkan sebanyak 462 orang dikabarkan tertipu pembelian tiket konser di Singapura.

Total kerugian dilaporkan S$480.000 atau setara Rp 5,3 miliar.

Melansir CNA, penipuan pembelian tiket meningkat seiring akan digelarnya konser Taylor Switf dan Coldplay.

Penipuan itu terjadi sejak bulan Januari. Setelah ditelusuri polisi, sumber penipuan berasal dari pembelian di platform-platform e-commerce atau media sosial seperti Carousell, Xiaohongshu, Facebook, Telegram, dan Twitter.

Baca Juga:Sindikat Penipuan Jual Beras Online di Sumsel Terbongkar, Dikendalikan dari Lapas

Penipu kemudian menghubungi korban ke aplikasi pesan seperti WhatsApp, Telegram, atau WeChat untuk melakukan pembelian tiket.

Kemudian pelaku memberikan bukti pembelian tiket berupa tangkapan layar dan video palsu yang menunjukkan tiket atau bukti pembayaran palsu.

"Para penipu akan mendesak korban untuk segera melakukan pembayaran dengan alasan bahwa penjualan tiket bersifat terbatas waktu atau jumlahnya terbatas. Mereka juga berjanji akan mengirimkan tiket melalui email atau mentransfernya ke akun Ticketmaster korban setelah pembayaran berhasil," ujar pernyataan dari pihak kepolisian, seraya menambahkan bahwa pembayaran umumnya dilakukan melalui kredit virtual, PayNow, atau transfer bank.

"Dalam beberapa kasus, para penipu juga meminta pembayaran tambahan dengan alasan tidak menerima pembayaran yang dikirim oleh korban," tambah pihak kepolisian.

Kemudian penipu akan menunda pengiriman tiket dengan berbagai alaasan sehingga tidak bisa dihubungi.

Baca Juga:The Dream Show 2 Hampir Usai, Jeno NCT Beri Spoiler Konser Baru NCT Dream

Sementara korban baru menyadari bahwa mereka tertipu ketika konser.

"Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat berbelanja online, terutama dalam membeli tiket konser dari penjual pihak ketiga secara online," demikian pernyataan resmi pihak kepolisian.

Melansir Batamnews--jaringan suara.com, untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi www.scamalert.sg atau menghubungi Anti-Scam Hotline di nomor 1800-722-6688.

Siapa pun yang memiliki informasi terkait kasus penipuan ini diimbau untuk menghubungi hotline kepolisian di nomor 1800-255-0000 atau mengirimkan informasi secara online.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini