Nilai Tukar Rupiah Tertekan karena Kondisi Geopolitik Ukraina

Rupiah tertekan dengan mata uang regional secara bersamaan. Melansir dari RTI, rupiah terkoreksi hingga -0,35% ke level Rp14.360 per dolar AS.

Eliza Gusmeri
Rabu, 23 Februari 2022 | 10:58 WIB
Nilai Tukar Rupiah Tertekan karena Kondisi Geopolitik Ukraina
Ilustrasi uang rupiah.[Unsplash.com/Mufid Majnun]

SuaraBatam.id - Kondisi geopolitik di Eropa Timur yakni Ukraina membawa pengaruh pada nilai tukar rupiah secara global.

Rupiah tertekan dengan mata uang regional secara bersamaan. Melansir dari RTI, rupiah terkoreksi hingga -0,35% ke level Rp14.360 per dolar AS.

Rupiah juga melemah terhadap dolar Australia (-0,40%), poundsterling (-0,35%), dan euro (-0,32%).

Nasib rupiah di Asia menjadi yang paling tertekan. Mata uang Garuda tumbang di hadapan yen (-0,35%), dolar Singapuar (-0,35%), dolar Hong Kong (-0,33%), won (-0,33%), yuan (-0,22%), ringgit (-0,20%), baht (-0,07%), dan dolar Taiwan (-0,04%).

Baca Juga:Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Menguat Rp14.300 per Dolar AS

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini