alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tidak Hanya Batam, Kini Virus Corona Varian Delta Sudah menyebar di Kepri

M Nurhadi Selasa, 27 Juli 2021 | 09:47 WIB

Tidak Hanya Batam, Kini Virus Corona Varian Delta Sudah menyebar di Kepri
Pemakaman Pasien Covid-19 di Tanjungpinang (Antara)

"Semakin sering beraktivitas, maka potensi penularan semakin besar, terutama bagi yang kurang taat menerapkan protokol kesehatan," ucap Bisri.

SuaraBatam.id - Dinas Kesehatan Provinsi Kepri menyatakan virus corona varian delta sudah menyebar di wilayah itu dan memberi dampak tingkat penularan COVID-19 yang semakin cepat.

Disampaikan oleh Kepala Dinkes Kepri Muhamad Bisri, varian delta menyebabkan kematian pasien akibat virus corona semakin banyak pada periode Juni-Juli 2021.

"Varian Delta masuk ke Kepri mulanya dibawa oleh pekerja migran Indonesia dari Malaysia pada awal 2021. Kemudian ketika warga yang mengidap virus ini semakin banyak di Jawa dan Jakarta, ada kemungkinan varian Delta ini dibawa dari wilayah itu masuk melalui Batam dan Tanjungpinang," ujarnya.

Ia menjelaskan, masuknya varian delta ke Kepri merujuk hasil analisis para ahli terhadap ratusan sampel yang bersumber dari pasien COVID-19 di Kepri. Selain varian Delta, tim ahli itu juga menemukan varian Alfa.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Vaksin Mengandung Racun Berbahaya?

"Kalau Delta atau Alfa sudah masuk ke Batam, potensial juga masuk ke daerah lainnya di Kepri karena mobilitas penduduk terbuka dan cepat. Rasanya sulit, kalau sudah masuk ke Batam tidak menyebar ke daerah lain," katanya kepada Antara.

Ia mengatakan pencegahan agar tidak tertular COVID-19 maupun varian baru yang lahir dari mutasi virus itu hanya dengan vaksinasi dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Warga sebaiknya menahan diri, tidak ke luar rumah untuk hal-hal yang kurang penting.

"Semakin sering beraktivitas, maka potensi penularan semakin besar, terutama bagi yang kurang taat menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.

Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepri mencatat pada 25 Juli 2021 jumlah pasien yang meninggal dunia mencapai 31 orang dalam sehari, rekor tertinggi selama pandemi.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Lamidi, mengatakan, pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 merupakan warga Batam 15 orang, Tanjungpinang sembilan orang, Bintan tiga orang, Kepulauan Anambas satu orang, Karimun satu orang, Lingga satu orang, dan Natuna dua orang.

Baca Juga: Olimpiade Tokyo 2020 Tanpa Penonton

Total jumlah pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 di Kepri mencapai 1.020 orang, tersebar di Batam 523 orang, Tanjungpinang 246 orang, Bintan 113 orang, Karimun 58 orang, Kepulauan Anambas 28 orang, Lingga 26 orang, dan Natuna 26 orang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait