Selama Ini Pakai DIesel, 10 Desa di Kepri Kini Bisa Nikmati Listrik

"Total biaya seluruh investasi pengerjaan di 10 desa ini mencapai Rp42,2 miliar dan akan melayani sebanyak 1.883 pelanggan," kata Ansar.

M Nurhadi
Rabu, 07 April 2021 | 21:19 WIB
Selama Ini Pakai DIesel, 10 Desa di Kepri Kini Bisa Nikmati Listrik
Gubernur Kepri Ansar Ahmad (Antara)

SuaraBatam.id - PLN menambah jaringan listrik di 10 desa di Provinsi Kepulauan Riau. Dengan adanya peningkatan ini, rasio desa berlistrik di provinsi setempat mencapai 93,75 persen.

"Dengan hadirnya listrik di masyarakat sangat membantu peningkatan perekonomian di tengah pandemi, hal ini seiring dengan adanya listrik tingkat kesejahteraan pun akan meningkat," kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam keterangan pers yang diterima di Batam, Rabu (7/4/2021).

Dari 10 desa yang baru terlistriki, sembilan diantaranya ada di Kabupaten Lingga, yaitu Desa Mamut, Desa Laboh, Desa Tanjung Kelit, Desa Baran, Desa Pulau Duyung, Desa Pasir Panjang, Desa Suak Buaya, Desa Temiang, dan Desa Tanjung Lipat. Kemudian satu desa lainnya berada di Kabupaten Karimun, yaitu Desa Tulang.

Sebelum teraliri listrik, masyarakat di 10 desa tersebut menggunakan genset sebagai sumber listriknya dengan biaya operasional yang relatif tinggi tinggi. Waktu beroperasinya pun singkat.

Baca Juga:Segera Lepas Dari Kepri, Panitia 9 Segera Gelar Mubes Bahas Provinsi Baru

GM PLN UIWRKR, Hartono menyebut, pembangunan jaringan listrik meliputi jaringan tegangan menengah sepanjang 28,5 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 24,36 kms, 12 unit gardu distribusi dengan total daya sebesar 850 kilo Volt Ampere (kVA) dan 8 unit PLTD sebesar 800 kilo Watt (kW).

"Total biaya seluruh investasi pengerjaan di 10 desa ini mencapai Rp42,2 miliar dan akan melayani sebanyak 1.883 pelanggan," kata dia.

Sementara itu, masyarakat Desa Tanjung Kelit menyampaikan apresiasinya terhadap upaya PLN dalam mengaliri listrik ke kediamannya.

"Kami sangat berterima kasih karena genset kami hanya hidup 5 jam dengan biaya per bulan Rp300 ribu sedangkan dengan listrik PLN kami hanya membayar 150 ribu," kata warga Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Roslan. [Antara]

Baca Juga:Wacana Pisah dari Kepri, Natuna-Anambas Segera Gelar Mubes

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini