MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura: 9 Awak Kapal Selamat, 107 Kontainer Hanyut

KSOP Batam bersama instansi terkait juga melakukan sejumlah langkah penanganan.

Eko Faizin
Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB
MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura: 9 Awak Kapal Selamat, 107 Kontainer Hanyut
Ilustrasi kapal tenggelam. [SuaraSulsel.id/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Kapal MV Golden Star 1 tenggelam di Selat Singapura, Jumat (5/6/2026) malam.
  • KSOP Khusus Batam menyelamatkan 9 awak kapal yang membawa kontainer itu.
  • Namun, sebanyak 107 kontainer yang dibawa bersama kapal hanyut berserakan.

SuaraBatam.id - Kapal MV Golden Star 1 tenggelam di wilayah Traffic Separation Scheme (TSS) Selat Malaka-Selat Singapura pada Jumat (5/6/2026) malam.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam menyelamatkan sembilan awak kapal sementara ratusan kontainer hanyut berserakan.

Kepala KSOP Khusus Batam M Takwim Masuku mengatakan pihaknya menerima informasi kondisi darurat yang dialami kapal tersebut sekitar pukul 21.30 WIB dan langsung mengerahkan unsur patroli laut untuk melakukan operasi penyelamatan.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, unsur patroli laut KSOP Khusus Batam dengan Kapal Negara KN P-376 segera bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan operasi penyelamatan terhadap awak kapal," kata Takwim dikutip dari Antara, Sabtu (6/6/2026).

Berdasarkan laporan awal, MV Golden Star 1 tenggelam di wilayah TSS Selat Malaka dan Selat Singapura bersama muatan sebanyak 107 kontainer.

Dalam operasi tersebut, seluruh awak kapal yang berjumlah sembilan orang berhasil dievakuasi oleh KN P-376 dalam kondisi selamat.

Setelah proses penyelamatan selesai, para awak kapal dibawa ke Dermaga Bintang 99, Batu Ampar, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Batam.

"Setelah itu, para korban diserahkan kepada Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polresta Barelang untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan lanjutan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepulauan Riau," terang Takwim.

Selain melakukan evakuasi, KSOP Batam bersama instansi terkait juga melakukan sejumlah langkah penanganan.

"Kami melakukan pemantauan kondisi perairan di sekitar lokasi kejadian, mengumpulkan data awal untuk keperluan investigasi, serta koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi dampak yang mungkin timbul akibat tenggelamnya kapal beserta muatannya," ujar dia.

Sementara itu, Vessel Traffic Service (VTS) Batam turut menyiarkan peringatan navigasi secara berkala melalui kanal komunikasi maritim VHF Channel 16 guna menjaga keselamatan pelayaran di sekitar lokasi kejadian.

Takwim menegaskan keselamatan awak kapal menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden tersebut.

Hingga kini, lanjutnya, penyebab tenggelamnya kapal maupun dampak lebih lanjut terhadap pelayaran dan lingkungan maritim masih dalam proses pendalaman oleh pihak terkait.

"KSOP Khusus Batam terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim di wilayah perairan Batam dan sekitarnya," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini