SuaraBatam.id - Pemasangan baliho calon presiden nomor urut 2, Prabowo Gibran di landmark Welcome to Batam tuai perhatian. Banyak netizen yang menyayangkan pemasangan baliho itu tidak pada tempatnya.
Namun pada akhirnya, Minggu, 31 Desember 2023, sekitar pukul 15.00 WIB baliho Prabowo itu dibongkar oleh petugas Bawaslu Kepri.
Sebelumnya, baliho tersebut dipasang di salah satu huruf landmark Welcome to Batam yakni menutupi dua huruf O.
Pemasangan baliho itu dianggap melanggar estetika dan aturan kampanye karena berada di aset milik Pemko Batam.
Baca Juga:Dekat Batam, Malaysia Beri Diskon Besar-besaran hingga 55 Persen untuk 28 Objek Wisata di Melaka
Banyak pihak khawatir hal itu bisa menjadi penyalahgunaan aset publik untuk kepentingan kampanye.
Diketahui kejadian menarik perhatian warga Batam ini terjadi pada Minggu pagi, 31 Desember 2023.
Melansir Batamnews, Ketua Bawaslu Kota Batam, Antonius Itolaha Gaho, menyebut bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran terkait pemasangan poster kontroversial tersebut.
"Kami tengah berkoordinasi dengan TKD Prabowo-Gibran terkait pemasangan ini. Kami juga sudah memberikan instruksi kepada Panwascam untuk segera menurunkan baliho yang terpasang," ujar Antonius.
Baca Juga:Perayaan Tahun Baru 2024 di Kepulauan Riau Dimeriahkan di 48 Lokasi, Batam Paling Ramai