facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Total Pasien COVID-19 di Kepulauan Riau Mencapai 29.912 Orang

M Nurhadi Jum'at, 09 Juli 2021 | 08:00 WIB

Total Pasien COVID-19 di Kepulauan Riau Mencapai 29.912 Orang
Petugas mengebumikan salah seorang warga Tanjungpinang yang meninggal dunia akibat COVID-19. (ANTARA/Nikolas Panama)

"Hari ini ada tambahan jumlah pasien COVID-19 sebanyak 456 orang, sehingga total jumlahnya mencapai 29.912 orang," kata Lamidi.

SuaraBatam.id - Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat, jumlah warga yang tertular virus corona jenis baru itu selama pandemi (Maret 2020 sampai Juli 2021) mencapai 29.912 orang.

"Hari ini ada tambahan jumlah pasien COVID-19 sebanyak 456 orang, sehingga total jumlahnya mencapai 29.912 orang," kata Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Lamidi, Kamis (8/7/2021).

Ia mengatakan, tambahan COVID-19 di Kepri terjadi di Batam 231 orang, Tanjungpinang 119, Bintan 42, Karimun 22, Anambas dua orang, dan Natuna 40 orang. Total jumlah pasien COVID-19 di Batam sebanyak 15.832 orang, Tanjungpinang 5.608 orang, Bintan 3.356 orang, Karimun 2.492 orang, Anambas 963 orang, Lingga 584 orang, dan Natuna 1.077 orang.

Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 di Kepri bertambah 345 orang sehingga total jumlahnya mencapai 24.378 orang, tersebar di Batam 13.106 orang, Tanjungpinang 4.132 orang, Bintan 2.799 orang, Karimun 2.262 orang, Anambas 906 orang, Lingga 481 orang, dan Natuna 693 orang.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Jangan Lengah, Kasus Kematian Akibat Covid-19 Terus Meningkat

Warga yang meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah 11 orang sehingga 650 orang, tersebar di Batam sebanyak 345 orang, Tanjungpinang 142 orang, Bintan 63 orang, Karimun 52 orang, Anambas 23 orang, Lingga 13 orang, dan Natuna 12 orang.

Jumlah kasus aktif di Kepri mencapai 4.884 orang, tersebar Batam sebanyak 2.381 orang, Tanjungpinang 1.334 orang, Bintan 494 orang, Karimun 178 orang, Anambas 34 orang, Lingga 90 orang, dan Natuna 373 orang.

"Kasus aktif COVID-19 di Kepri masih cukup tinggi sehingga kita semua harus tetap waspada dengan menerapkan pola hidup sehat dan menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas," ujar Lamidi.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait