SuaraBatam.id - Penemuan jasad bayi laki-laki di gorong-gorong Perumahan Taman Raya Tahap 3, Belian, Batam Kota, Batam, pada Kamis (20/3/2025) menggegerkan warga sekitar.
Bayi tersebut ditemukan terbungkus kain putih dalam kardus makanan ringan dan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB oleh warga yang awalnya mengira bahwa benda tersebut hanyalah sebuah boneka.
Ketua RT 02 RW 18 Taman Raya Tahap 3, Yusrizal, yang berada di lokasi mengatakan bahwa warga terkejut ketika menyadari bahwa yang ditemukan adalah jasad bayi.
"Pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 12.00 WIB. Saat diangkat, ternyata benar bayi laki-laki yang sudah meninggal dunia,” ungkapnya.
Menurutnya, penemuan ini sangat mengkhawatirkan karena kasus serupa belum pernah terjadi di wilayah tersebut.
Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Batam Kota langsung mendatangi tempat kejadian bersama dengan Tim Inafis Polresta Barelang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Hingga kini, penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap identitas bayi tersebut serta pelaku yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut.
Polisi juga memperluas pencarian dengan memeriksa area sekitar tempat kejadian untuk menemukan bukti tambahan.
Penyelidikan Polisi dan Proses Autopsi
Baca Juga: Terungkap Tujuh Terlapor Kasus Dugaan Korupsi Revitalisasi Pelabuhan Batu Ampar
Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Bobby Ramadhana Fauzi, menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa tiga saksi terkait kasus ini.
Saksi pertama adalah orang yang pertama kali menemukan jasad bayi, saksi kedua merupakan orang yang mengangkat jasad tersebut, dan saksi ketiga adalah pemilik kos-kosan di sekitar lokasi kejadian.
“Kami sudah memeriksa tiga orang saksi dan lima bidan dari klinik bersalin di sekitar lokasi. Langkah ini diambil untuk mengumpulkan informasi yang dapat membantu mengungkap identitas bayi serta pelaku yang membuangnya,” ujar Iptu Bobby saat dilansir dari Batamnews, Jumat (21/3/2025).
Pihak kepolisian juga mengunjungi beberapa fasilitas kesehatan di wilayah tersebut untuk mencari tahu apakah ada wanita yang baru melahirkan dalam beberapa hari terakhir.
Selain memeriksa saksi-saksi, pihak kepolisian juga bekerja sama dengan tim forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk melakukan autopsi terhadap jasad bayi tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab kematian serta mencari petunjuk lebih lanjut terkait kasus pembuangan bayi ini.
“Kami terus mendalami perkara ini bersama tim forensik dengan melakukan autopsi. Langkah ini penting untuk mengetahui penyebab kematian bayi serta mencari petunjuk terkait siapa yang membuangnya,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Terungkap Tujuh Terlapor Kasus Dugaan Korupsi Revitalisasi Pelabuhan Batu Ampar
-
BPOM Temukan Ribuan Produk Pangan Tanpa Izin Edar di Batam: Apa Saja yang Paling Berbahaya?
-
Perumahan Benih Raya Marina di Batam Banjir, Warga Mengungsi ke Masjid
-
Berburu Kuliner Ramadan di Batam: 10 Hidangan Wajib Coba yang Bikin Ngiler!
-
Waktu Berbuka Puasa di Batam Hari Ini 20 Maret 2025
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
BRI Peduli Latih 500 Volunteer Jelang MotoGP Mandalika 2026, Dorong Lingkungan Berkelanjutan
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen