SuaraBatam.id - Anggaran sebesar Rp25 milyar disiapkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk insentif tenaga medis COVID-19 tahun 2021, termasuk di dalamnya pembayaran tunggakan tahun 2020 sebesar Rp4,3 milyar.
"Sudah dianggarkan, kami tinggal menunggu pengajuan dari rumah sakit," kata Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah di Tanjungpinang, Kamis (27/5/2021).
Arif menyampaikan, Pemprov Kepri sebelumnya sudah menganggarkan dana insentif tenaga medis sejak tahun 2020, namun saat itu terbit Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) bahwa dana insentif tenaga medis ditanggung Pemerintah Pusat.
Namun, kata dia, sampai penghujung tahun 2020 anggaran tersebut tak kunjung turun dari pusat ke daerah.
"Makanya terjadi tunggakan di 2020, padahal sudah dianggarkan pada masa-masa awal pandemi COVID-19 di Kepri," ungkap Arif.
Lebih lanjut, Arif memastikan alokasi anggaran percepatan penanganan COVID-19 melalui APBD itu disesuaikan dengan kebutuhan di daerah.
Pada tahun 2020, pihaknya menganggarkan sebesar Rp230 miliar dan hingga akhir tahun 2020, sudah terserap sekitar Rp170 miliar.
"Anggaran akan kita tambah terus, kalau memang ada kebutuhan mendesak terkait percepatan penanganan COVID-19," tutup Arif. [Antara]
Baca Juga: Isu Ada Stafsus Kepri Kecewa Gaji Terlalu Kecil, Begini Kebenarannya
Berita Terkait
-
Terbanyak Selama Pandemi, Kasus Corona di Kepri Bertambah 411 Orang
-
Varian Baru Covid-19 Disebut Tiga Kali Lipat Lebih Cepat Menular
-
Penanganan Wabah Corona Lamban, Dua Kabupaten di Kepri Tak Miliki Alat PCR
-
Istri Meninggal Dunia Usai Terpapar Corona, Kepala BPBJ Kepri Misbardi Alami Sesak Nafas
-
Positif Gunakan Narkoba Lewat Tes Urin, Anak Anggota DPRD Tidak Dipenjara
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Kasus Sabu 2 Ton, ABK Fandi Ramadhan Akhirnya Bebas dari Hukuman Mati
-
Silaturahmi Ramadan BRI: Aset Tembus Rp2.135 Triliun, Dukungan Jurnalisme Rp250 Juta
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Batam dan Sekitarnya, Kamis 5 Maret 2026
-
Keberangkatan Warga Kepri Mau Jadi Operator Judol Berhasil Dicegah di Pelabuhan
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam dan Sekitarnya, Kamis 5 Maret 2026