SuaraBatam.id - Pihak kepolisian akhirnya melimpahkan kasus anak anggota DPRD Kepulauan Riau berinisial ME yang terlibat dalam kasus narkoba ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Karimun.
ME bersama empat rekannya akan menjalani rehabilitasi narkoba usai digerebek polisi beberapa waktu lalu.
Kasat Narkoba Polres Karimun, Iptu Elwin Kristanto mengatakan, saat ditangkap pada Senin (17/5/2021) dini hari lalu, kepolisian tidak menemukan barang bukti narkoba dan hanya menemukan alat hisap sabu.
Ia menyimpulkan, ME dan rekan--rekannya bukan termasuk pelaku melainkan hanya korban penyalahgunaan atau pecandu.
"Karena tidak ada barang bukti narkotika, kita melimpahkan ke BNN untuk dilakukan rehabilitas. Apa yang kita lakukan juga ada dalam peraturan bersama," kata Elwin Kristanto, Selasa (25/5/2021).
Ia melanjutkan, kasus penyalahgunaan narkotika dalam hal sebagai pecandu atau korban penyalahgunaan narkotika yang melapor atau dilaporkan atau terjaring razia tanpa barang bukti tidak dapat dilanjutkan penyelidikan.
"Meskipun hasil urine positif, dalam hal ini jatuh sebagai korban penyalahgunaan atau pecandu, tidak dilakukan proses penyidikan dan dapat dilimpahkan pada tim asesmen terpadu, yaitu BNN," ujar Elwin, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Diberitakan sebelumnya, sejumlah orang diamankan Tim Panther Sat Resnarkoba Polres Karimun dalam razia narkoba. Salah satunya ME (21) ternyata anak dari seorang anggota DPRD Kepri.
Mereka ditangkap Senin (17/5/2021) dini hari. Barang bukti alat hisap sabu (bong) turut diamankan sebagai barang bukti.
Baca Juga: Tak Terima Reza Artamevia Dituntut 1,5 Tahun, Pengacara: Dia Dijebak
Berita Terkait
-
Pesta Sabu, Pelaku Begal di Tugu Tani Jual Motor Sopir Ojol ke Bandar Narkoba
-
Bawa 40 Kg Sabu di Box Ban Serap, Kurir Narkoba Raup Rp 1 Miliar
-
Wanita Bandar Sabu Diciduk Bareng 5 Kurir di Payakumbuh
-
Gelagat Mencurigakan, Pemuda Mempawah Ditangkap Subuh-subuh
-
Polisi Temukan 1 Kilogram Lebih Sabu di Kamar Kos Stevian di Bandung
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
Menjangkau Pegunungan Toraja, Mantri BRI Layani Hingga Pelosok
-
Ini Aksi Nyata BRI Peduli Dalam Tingkatkan Kualitas Pendidikan SD di Hari Anak Nasional 2026
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik