Eko Faizin
Minggu, 31 Mei 2026 | 20:12 WIB
Ilustrasi pemuda di Batam bacok tangan sendiri. [Unsplash/Ari Spada]
Baca 10 detik
  • Seorang pemuda di Batam nekat membacok tangan kanannya sendiri.
  • Dia mengaku menjadi korban pembegalan agar pujaan hatinya balikan lagi.
  • Peristiwa yang viral tersebut akhirnya terungkap setelah polisi turun tangan.

SuaraBatam.id - Seorang pria di Batam bernama Fahdil nekat melukai tangan sendiri dengan membacoknya agar dikira merupakan korban begal.

Ternyata, peristiwa yang sempat viral tersebut menyimpan fakta yang mengejutkan. Ternyata Fahdil sengaja membacok tangan kanannya lantaran putus cinta dengan sang kekasih.

Pemuda 22 tahun itu melakukan aksi nekat agar pujaan hati yang baru memutuskannya merasa iba dan mau balikan.

Kasatreskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, mengungkapkan dugaan tersebut setelah pihak kepolisian melakukan pendalaman terhadap keterangan korban.

"Jadi kemarin kasus yang viral itu bukan penganiayaan, bukan begal. Yang bersangkutan melukai tangannya sendiri," ujar Debby dikutip dari Batamnews--jaringan Suara.com, Jumat (29/5/2026).

Hasil penyelidikan polisi, aksi nekat itu dilakukan Fahdil karena persoalan asmara. Ia baru saja diputuskan oleh kekasihnya.

"Dia melakukan itu maksudnya biar balik lagi kekasihnya itu. Makanya dia lukai sendiri tangannya. Biar si ceweknya kasihan sama dia. Dari pengakuan dia sudah cinta sama cewek itu," kata Kompol Debby.

Sebelumnya, Fahdil sempat mengaku menjadi korban begal di kawasan Temiang hingga Batu Aji.

Dalam narasi yang viral di media sosial, ia menyebut dipepet dan dibacok oleh dua orang tak dikenal saat berkendara malam hari.

Namun hasil penyelidikan polisi memastikan tidak ada aksi pembegalan maupun perampasan dalam kejadian tersebut.

Kompol Debby mengimbau masyarakat agar tidak cepat percaya dengan unggahan di media sosial yang belum terverifikasi kebenarannya.

"Terkait peristiwa begal di Batam ini tidak ada. Masyarakat diimbau tidak perlu cemas namun tetap waspada. Jika ditemukan peristiwa yang mengganggu situasi kamtibmas, segera laporkan ke kantor kepolisian terdekat," imbau Kompol Debby.

Saat ini polisi masih mendalami keseluruhan kronologi untuk memastikan fakta sebenarnya terkait luka yang dialami Fahdil.

Load More