- Seorang pria berinisial RS ditangkap Satreskrim Polresta Barelang.
- Tersangka diamankan usai diduga menghina Suku Melayu di Facebook.
- RS pun sempat mendadak muncul dalam video menyampaikan maaf.
SuaraBatam.id - Satreskrim Polresta Barelang menangkap seorang pria berinisial RS usai diduga menghina Suku Melayu lewat kolom komentar di Facebook.
Kasus yang ramai diperbincangkan masyarakat bermula dari unggahan komentar itu dinilai menyinggung dan melecehkan Suku Melayu.
Di tengah polemik, RS mendadak muncul dalam video permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Melayu.
"Saya di sini atas nama Raja Situmorang ingin menyampaikan permintaan maaf saya yang sedalam-dalamnya," ujarnya dalam video, Senin (1/6/2026).
RS mengakui komentarnya di Facebook telah menyinggung dan menyakiti hati masyarakat Melayu.
"Kepada saudara-saudara saya Suku Melayu terkait komentar saya yang menyinggung, mungkin juga menyakiti hati saudara-saudara saya Suku Melayu terkait komentar saya yang ada di dalam Facebook," sebut RS.
Sementara Kasatreskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, membenarkan pengamanan RS.
"Iya benar, untuk informasi lengkapnya akan kami rilis," kata Debby dikutip dari Batamnews--jaringan Suara.com, Senin (1/6/2026).
Hingga berita ini diturunkan, polisi belum merinci bentuk dugaan pelanggaran maupun status hukum RS. Informasi lebih lanjut akan disampaikan melalui rilis resmi.
Diketahui, RS disebut sebagai perantau asal Sumatera Utara yang tinggal di Batam.
Setelah komentarnya viral, sejumlah warga sempat mencarinya hingga dilaporkan ke polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant