"Selanjutnya juga akan dilakukan beberapa kegiatan untuk menghidupkan pasar puan ramah lebih ramai lagi," tuturnya.
Sementara itu, Plt Dinas PUPR Kota Tanjungpinang, M. Irfan memastikan bahwa pekerjaan pembongkaran pasar ini selesai sesuai waktu kontrak, yaitu 3 November 2022.
Hal itu, ujar dia, dikarenakan para pekerja sudah melakukan pekerjaan secara optimal, bahkan mereka ada yang bekerja lembur semalaman.
Selain itu, lanjutnya, alat berat juga sudah digerakkan dan dalam beberapa hari ke depan rencananya tongkang akan masuk dari laut untuk mengangkut material yang bertumpuk di laut.
"Mudah-mudahan dengan ritme kerja seperti itu, kita optimis pekerjaan bisa diselesaikan sesuai jadwal kontrak. Selanjutnya, pembangunan fisik menggunakan APBN akan dilaksanakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kepri," ujar Irfan. (Antara)