Ormas Internasional Kutuk Laskar FPI Ditembak Mati Polisi: Unlawful Killing

Menurut Usman, mesti ada penjelasan soal petugas kepolisian yang terlibat dalam insiden tersebut.

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari
Selasa, 08 Desember 2020 | 07:25 WIB
Ormas Internasional Kutuk Laskar FPI Ditembak Mati Polisi: Unlawful Killing
Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid. [Suara.com/Aziz Ramadani]

Front Pembela Islam atau FPI membenarkan telah terjadi penghadangan dan penembakan yang terjadi di dekat Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 50, Senin (7/12/2020) dini hari tadi. 

FPI mengklaim penyerangan dilakukan terhadap rombongan pentolan FPI Habib Rizieq Shihab dan keluarga serta sejumlah laskar yang melakukan pengawalan. 

"Bahwa benar ada peristiwa penghadangan, penembakan terhadap rombongan IB HRS (Habib Rizieq) dan keluarga serta penculikan terhadap 6 orang laskar pengawal IB. Peristiwa terjadi di dekat pintu Tol Karawang Timur," kata Ketua FPI Ahmad Shabri Lubis dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/12). 

Shabri menjelaskan, pada Senin dini hari memang Rizieq dan berserta keluarga akan menuju tempat pengajian khusus keluarga. Pengajian ini diadakan ba'da Subuh dan secara khusus hanya untuk keluarga Rizieq. 

Baca Juga:Kena Timah Panas Polisi, Ini Salah Satu Pengawal Rizieq yang Mati Muda

Namun, menurutnya, dalam perjalanan menuju lokasi rombongan tiba-tiba disebutnya diserang preman atau kelompok orang tak dikenal. 

"Para preman OTK yang bertugas operasi itu menghadang dan mengeluarkan tembakan kepada laskar pengawal keluarga," ungkapnya. 

Lebih lanjut, Shabri mengatakan, alhasil dari penyerangan tersebut satu mobil turut menjadi korban. Dan menurutnya 6 laskar pengawal Rizieq hilang. 

"Kami mohon doa agar 1 mobil yang tertembak berisi 6 laskar agar diberi keselamatan," tuturnya.

Baca Juga:Fadli Zon Marah Laskar FPI Ditembak: Pendukung Habib Rizieq Cinta Damai

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini