- Polda Kepri bakal menindak tegas praktik percaloan tiket kapal di momen Lebaran.
- Masyarakat diminta tidak tergiur dengan tawaran calo yang menjanjikan tiket kapal.
- Untuk antisipasi lonjakan penumpang, operator kapal menyiapkan armada tambahan.
SuaraBatam.id - Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengingatkan kepada calo tiket di pelabuhan selama masa arus mudik Lebaran, terutama untuk pembelian tiket kapal dengan harga di atas tarif resmi.
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin mengatakan pihaknya Satgas Gakkum untuk melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait guna mengantisipasi praktik percaloan.
"Saya sudah perintahkan Satgas Gakkum untuk berkoordinasi dengan PT ASDP, KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan), dan Pelni di Batu Ampar maupun di sini. Kalau sampai kami mendapatkan calo itu, akan kami proses lebih lanjut," kata Asep dikutip dari Antara, Sabtu (14/3/2026).
Kapolda menegaskan siapa pun yang terlibat dalam praktik percaloan akan dikenakan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
"Siapapun itu akan kami lakukan penegakan hukum," ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi adanya laporan masyarakat yang membeli tiket penumpang pejalan kaki untuk kapal ASDP dengan harga sekitar Rp350 ribu, dengan tarif resmi untuk rute menuju Kuala Tungkal berkisar Rp180 ribuan.
Kapolda itu juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran calo yang menjanjikan tiket kapal.
"Saya imbau kepada masyarakat jangan sampai menjadi korban pencaloan," katanya.
Menurutnya, pembatasan jumlah penumpang dilakukan demi menjaga keselamatan pelayaran selama masa angkutan Lebaran.
Ia mencontohkan apabila kapasitas kapal hanya 800 penumpang, maka tidak boleh dipaksakan membawa hingga 1.000 penumpang dengan menjual tiket tambahan secara ilegal.
"Unsur keselamatan itu yang diprioritaskan. Kalau kapasitas hanya 800, tidak boleh dipaksakan naik lebih dari itu," ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, operator kapal juga telah menyiapkan armada tambahan agar masyarakat yang belum mendapatkan tiket tetap dapat terangkut.
"Kalau hari ini sudah penuh, ASDP sudah menyiapkan armada tambahan untuk mengakomodir penumpang yang belum mendapatkan tiket," kata Asep.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memantau pelaksanaan angkutan mudik di sejumlah pelabuhan.
Ia menjelaskan saat ini pembelian tiket kapal ASDP dilakukan secara daring melalui sistem resmi untuk mencegah praktik percaloan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
4 Sepatu Lari Lokal Murah, Ringan dan Nyaman dengan Cengkeraman Kuat
-
Heboh Pasangan Bermesraan di Kawasan Wisata Batam, Cuek Meski Diteriaki
-
Worth It Upgrade ke Galaxy S26 Ultra? Ini Bedanya dengan S25 Series
-
Rumah Markas Judol di Tanjungpinang Digerebek, Tangkap CS Bergaji Rp5 Juta
-
Kekayaan Iman Sutiawan, Ketua DPRD Kepri yang Pamer Naik Moge Tak Pakai Helm