- Seorang pria terpergok membongkar penutup parit proyek revitalisasi Terowongan Pelita, Batam, pada Sabtu pagi, 13 Juni 2026.
- Pelaku diduga sengaja menghancurkan fasilitas publik tersebut untuk mencuri besi yang terkandung di dalam material coran penutup.
- Tindakan itu membahayakan pengguna jalan sehingga warga meminta aparat segera menindak pelaku dan meningkatkan pengawasan proyek.
SuaraBatam.id - Seorang pria terciduk tengah membongkar besi coran penutup parit di kawasan Terowongan Pelita, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Sabtu (13/6/2026).
Dugaan pencurian bagian fasilitas umum itu dipergoki sekelompok warga yang tengah berlari pagi sekitar pukul 05.03 WIB.
Video tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @rusli_kurniawan. Dalam unggahan itu disebutkan, aksi terjadi saat BP Batam tengah melakukan revitalisasi Terowongan Pelita.
"Ketika BP Batam sedang merevitalisasi Terowongan Pelita dan masih dalam tahap pengerjaan, datang pula makhluk paling rakus di muka bumi ini yang kerap kita sebut rayap besi," tulis dalam keterangan unggahannya.
Melansir Batamnews--jaringan Suara.com, dalam video, terlihat seorang pria tampak berada di sisi jalan dekat dinding terowongan.
"Rayap besi" tersebut membongkar bagian coran penutup parit yang berada di sepanjang jalur tersebut. Di sekitar lokasi, terlihat serpihan material coran berserakan.
Pria misterius tersebut diduga sengaja menghancurkan bagian penutup parit untuk mengambil besi yang ada di dalamnya.
Warga yang melintas sempat diteriaki, pria tersebut tampak tetap berada di lokasi dan tidak langsung menghentikan kegiatannya.
Tak jauh dari titik kejadian, terlihat sebuah kendaraan motor becak. Kendaraan jenis ini disebut kerap digunakan oleh pelaku pencurian besi untuk mengangkut hasil bongkaran.
Selain merusak fasilitas publik, tindakan itu juga berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama jika bagian penutup parit dibiarkan rusak atau terbuka.
Warga berharap aparat dan pihak terkait segera menindak pelaku pencurian fasilitas umum tersebut.
Pengawasan di area proyek dan fasilitas publik juga dinilai perlu diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah