- Video aksi perundungan terhadap seorang remaja putri terjadi di kawasan Belakang Padang, Batam, dan viral sejak 13 Juni 2026.
- Pelaku melakukan kekerasan fisik berupa tamparan dan pukulan serta menarik jilbab korban di hadapan orang-orang yang tertawa.
- Ibu korban mengunggah bukti kekerasan itu di Facebook dan menuntut keadilan, sementara polisi belum memberikan keterangan resmi.
SuaraBatam.id - Media sosial tengah diramaikan dengan sebuah video yang menampilkan dugaan aksi bullying (perundungan) di kawasan Belakang Padang, Kota Batam.
Peristiwa tak pantas tersebut menimpa seorang remaja putri berjilbab biru tua dan baju lengan panjang biru muda.
Dalam video yang beredar sejak Sabtu (13/6/2026), tampak hanya tertunduk lesu di hadapan seorang perempuan berambut pirang yang mengenakan kaus bergaris kuning-hitam.
Meski pelaku, dengan nada keras, berulang kali melontarkan kata-kata kasar. Namun, korban nyaris tidak melawan.
Aksinya bahkan tidak berhenti di situ. Ia sempat menarik jilbab korban, menampar, hingga memukul bagian kepala korban.
Namun, bukan hanya kekerasan fisik yang membuat publik tersentak. Sikap orang-orang di sekitar yang justru tertawa menjadi pemandangan memilukan tersendiri.
Alih-alih melerai, melansir Batamnews--jaringan Suara.com, perekam video malah terdengar cekikikan. Bahkan, dalam rekaman itu terdengar suara perekam yang berkata:
"Cepat sini geser. Eh sini geser. iPhone, kamera iPhone bagus, cok," ucap perekam sambil tertawa.
Tak lama setelah itu, terdengar pula suara tepuk tangan dan gelak tawa dari sekelompok orang yang diduga pelaku usai melakukan aksinya.
Video tersebut diunggah oleh orangtua korban melalui akun Facebook pribadinya, Putri Ana Sibarani. Dengan nada penuh kemarahan dan kesedihan, sang ibu meluapkan kekesalannya.
Dalam keterangan video yang diunggah, ia menuliskan kalimat bernada ancaman kepada pihak yang diduga telah memperlakukan anaknya secara tidak manusiawi.
"Haaiiii … kau tunggu aku balik ya. Gak takut aku masuk penjara. Hebat kali kau, ini lah dia preman Dapur Arang. Kau tunggu apa yang akan terjadi," tulis pemilik akun tersebut, dikutip pada Minggu, 14 Juni 2026.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab di balik dugaan perundungan tersebut.
Pihak kepolisian juga belum memberikan keterangan resmi terkait video yang telah menyebar luas ini.
Warganet pun terus mendesak aparat untuk segera mengusut tuntas identitas pelaku dan perekam yang justru menjadikan penderitaan korban sebagai tontonan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Warga Natuna Dikabarkan Tewas Kena Serangan Drone
-
Bantuan Sepeda dari BRI Peduli Antar Mahesa Lebih Dekat dengan Cita-Cita
-
2 Tewas dalam Bentrok di Setokok Batam, Polisi Didesak Usut Dalang Kerusuhan
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri