- Mahasiswi asal Kepri menjadi korban pembacokan di UIN Suska Riau.
- Korban kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit akibat penganiayaan.
- Sedangkan pelaku merupakan mahasiswa UIN Suska asal Kampar, Riau.
SuaraBatam.id - Mahasiswi UIN Suska Riau bernama Farradhilla Ayu Pramesti, asal Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) menjadi korban pembacokan di kampus tersebut pada Kamis (26/2/2026).
Ketika kejadian, korban tengah bersiap untuk melaksanakan sidang munaqosah (ujian proposal) di salah satu ruangan di Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska.
Korban pembacokan mahasiswa di UIN Suska ini merupakan mahasiswi semester 8 Jurusan Hukum. Sementara pelaku Raihan Mufazzar, mahasiswa UIN Suska yang berasal dari Kabupaten Kampar, Riau.
Paman korban Herwansyah, saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, menyatakan bahwa keponakannya itu memang ada jadwal ujian proposal.
"Tadi dia berangkat pagi karena ada jadwal sempro (seminar proposal). Tapi kemudian saya mendapat kabar dia dibacok," ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Herwansyah menjelaskan, Farradhilla telah tinggal bersamanya selama kurang lebih 4 tahun.
Saat ini korban direncanakan akan dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Tadi sempat pingsan, barusan Alhamdulilah sudah sadar. Orangtuanya di Tanjungpinang sudah tahu. Hari ini juga langsung berangkat ke Pekanbaru," tambahnya.
Sebelumnya, beredar video bernarasikan pembacokan mahasiswi UIN Suska Riau oleh mahasiswa di kampus tersebut saat Ramadan, Kamis (26/2/2026).
Dalam video amatir itu, nampak seseorang baju putih tergeletak bersimbah darah di depan ruangan. Sementara nampak pria tengah duduk seperti berbicara dengan korban.
Pada unggahan berbeda berupa tangkapan layar chat, disebutkan mahasiswa itu melakukan penganiayaan dengan menggunakan kapak di area universitas negeri ternama tersebut.
Percakapan di aplikasi dijelaskan awalnya saksi mendengar teriak-teriak dari ruangan kelas yang sedang menggelar sidang munaqosah. Tak lama korban tergeletak tak berdaya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, menyampaikan bahwa penanganan kasus kini berada di bawah kewenangan Polsek Binawidya.
"Kasusnya saat ini ditangani Polsek Binawidya," ujarnya singkat.
Kanit Reskrim Polsek Binawidya, Iptu Santo Morlando, menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima sekitar pukul 08.00 WIB. Berdasarkan informasi awal, aksi pembacokan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di area kampus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
BRI Hadirkan Posko Lebaran 2026, Pemudik Bisa Istirahat Gratis
-
Penumpang Mulai Padati Pelabuhan Batam, Pemudik Datang Naik 18 Persen
-
Puskesmas Batam Buka 24 Jam Layani Masyarakat Meski Libur Lebaran
-
BRI Ramadan 1447 Hijriah Santuni 8.500 Anak Yatim, Salurkan 279.541 Paket Sembako
-
BRI Dirikan Posko Mudik BRImo di 5 Rest Area Tol JakartaJawa untuk Lebaran 2026