- Pemprov Kepri memberikan insentif pajak kendaraan di tahun 2026.
- Meski tak sebesar tahun lalu, pemerintah tetap memberikan keringanan.
- Gubernur Kepri mengajak masyarakat memanfaatkan kebijakan insentif ini.
SuaraBatam.id - Pemprov Kepulauan Riau (Kepri) memastikan program insentif untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) akan kembali diberikan kepada masyarakat.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyatakan kebijakan ini adalah wujud nyata keberpihakan pemerintah daerah kepada warganya, terutama dalam memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan.
"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tetap mendapatkan ruang untuk bernapas, apalagi di tengah berbagai dinamika ekonomi. Insentif ini adalah bentuk komitmen kami," ujarnya dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, besaran insentif di tahun 2026 memang mengalami penyesuaian.
Pada tahun 2025, Pemprov Kepri tercatat memberikan keringanan yang cukup signifikan, yakni PKB untuk roda dua dan roda empat masing-masing sebesar 13,94 persen, serta BBNKB untuk kedua jenis kendaraan tersebut sebesar 39,75 persen.
Memasuki tahun 2026, meski tidak sebesar tahun lalu, pemerintah tetap memberikan keringanan dengan rincian sebagai berikut: PKB kendaraan roda dua mendapat keringanan sebesar 10 persen dari besaran sebelumnya.
PKB kendaraan roda empat mendapat keringanan sebesar 5 persen dari besaran sebelumnya. Sementara untuk BBNKB, baik roda dua maupun roda empat, diberikan keringanan sebesar 20 persen dari besaran sebelumnya.
Gubernur Ansar menjelaskan, besaran insentif ini diputuskan dengan penuh pertimbangan. Pemerintah daerah harus menjaga keseimbangan antara memberikan keringanan bagi masyarakat dengan kemampuan fiskal daerah agar pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
"Kami harus pintar mengelola. Di satu sisi kami ingin membantu masyarakat, di sisi lain kami juga punya tanggung jawab untuk menjaga kesinambungan pembangunan di seluruh wilayah Kepri," tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Ansar mengajak seluruh masyarakat Kepri untuk memanfaatkan kebijakan insentif ini dengan sebaik-baiknya.
Ia juga mengimbau agar warga tetap disiplin dan taat membayar pajak, karena pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik.
"Mari kita dukung kemajuan daerah dengan memanfaatkan insentif ini dan tetap taat pajak demi kesejahteraan bersama," tegas Ansar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak
-
Pemukulan Siswa di Batam, Orang Tua Korban Ngaku Diintimidasi Lapor Polisi
-
Kick-off Perayaan HUT ke-131, BRI Kedepankan Semangat Ekonomi Kerakyatan
-
Gandeng Kemlu, BRI Dorong Investasi Global dan Perluas Akses UMKM ke Pasar Internasional