SuaraBatam.id - Proyek perluasan pelabuhan feri internasional Batam Center menuai kecurigaan dari Ketua Corruption Investigation Committee (CIC), R. Bambang S.
Ia menduga adanya rekayasa anggaran yang membengkak dari Rp 500 Miliar menjadi Rp 3,4 Triliun dan pemenang lelang yang janggal.
Melansir situs BP Batam, menjawab tuduhan itu, Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Fesly Abadi Paranoan, menegaskan bahwa pemilihan mitra kerja dan proses tender sudah dilakukan secara transparan.
“Sebelumnya, kita telah mengumumkan melalui media nasional dan media lokal. Setelah pengumuman itu, kita memberikan waktu pendaftarannya selama satu minggu,”ujarnya.
Baca juga:
Pengakuan Penumpang Saat Singapore Airlines Turbulensi Dahsyat: Orang Terlempar dan Luka-Luka
Penumpang Singapore Airlines yang Selamat dari Turbulensi Tiba di Bandara Changi Singapura
Ia menjelaskan bahwa minimnya peserta lelang awal membuat sesi prakualifikasi ulang harus dilakukan.
Fesly juga membantah tudingan fee 20% dan menjelaskan bahwa skema proyek ini adalah investasi. Dana pembangunan berasal dari pemenang tender, bukan dari pemerintah.
Fesly meyakinkan bahwa pengembalian modal telah melalui kajian dan secara bisnis memungkinkan dengan investasi Rp 3,4 Triliun.
Dia menyebut proyek ini akan menghadirkan gedung baru yang lebih luas, pengembangan terminal, dan area komersial seperti hotel dan mal.
Perluasan area pelabuhan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan modernitas pelabuhan.
Berita Terkait
-
Batam Jadi Daerah Penerapan Sertifikat Tanah Elektronik
-
Polda Kepri Sita 36 Motor Hasil Curian di Batam, Ternyata Begini Modus Pelaku
-
MTQH X Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Dibuka Malam Ini di Batam
-
Direktur Srimas Group Palm Spring Diperiksa Atas Dugaan Penipuan Penjualan Kavling di Batam
-
Ibu Rumah Tangga di Batam Jadi Korban Jambret Sadis Sampai Terseret 2 Meter ke Jalan
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen