SuaraBatam.id - Pemerintah Singapura mengumumkan bahwa usia pensiun di negara itu akan dinaikkan menjadi 64 tahun pada tahun 2026. Usia untuk bekerja kembali juga akan ditingkatkan menjadi 69 tahun pada tahun yang sama.
Melansir Antara, Menteri Tenaga Kerja Tan See Leng mengatakan bahwa perubahan ini dilakukan untuk membantu mengatasi populasi yang menua dan angkatan kerja yang menyusut.
"Kita perlu memastikan bahwa kita memiliki cukup pekerja untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kita dan memenuhi kebutuhan masyarakat kita yang menua," kata Tan.
Pemerintah Singapura telah menaikkan usia pensiun secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2022, usia pensiun dinaikkan menjadi 63 tahun dan usia bekerja kembali menjadi 68 tahun.
Pemerintah juga telah meluncurkan berbagai program untuk membantu pekerja lanjut usia tetap bekerja dan produktif. Program-program ini termasuk pelatihan dan pengembangan keterampilan, subsidi gaji, dan bantuan untuk memulai bisnis.
Baca juga:
KemenPPPA: Korban dan Pelaku Perundungan di Batam Tetap Kembali ke Sekolah
Muhammad Rudi Siap Maju di Pilgub Kepri, Istrinya Didukung Jadi Kandidat Calon Wali Kota Batam
Lebih dari 9 dari 10 pekerja senior yang memenuhi syarat dan ingin terus bekerja, ditawari pekerjaan kembali pada tahun 2023. Pemerintah mendorong pengusaha untuk membuat rencana sejak dini untuk menyesuaikan rencana tenaga kerja dan meningkatkan keterampilan pekerja, guna mempertahankan karyawan veteran.
Perubahan usia pensiun ini diharapkan dapat membantu Singapura mengatasi tantangan demografi dan menjaga daya saing ekonominya.
Berita Terkait
-
PRT Indonesia Aniaya Anjing Poodle, Dipecat dan Dilarang Masuk Singapura!
-
Polisi Periksa Saksi dan Pengelola Usai Warga Singapura Meninggal di Gokart Batam
-
Tragis! Wanita Singapura Tewas Usai Rambut Terlilit Gokart di Golden Prawn Batam
-
Kasus Penipuan di Media Sosial Singapura Meningkat Tahun 2023
-
Kasus DBD di Singapura Melonjak, Penyebabnya Berasal dari Sini
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Lewat KPR Subsidi, BRI Bantu MBR Miliki Tempat Tinggal Lewat Program 3 Juta Rumah
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Transformasi Digital BRI Makin Kuat, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta di 2025