SuaraBatam.id - Video yang memperlihatkan aksi pengendara tendang pemotor lain di Batam viral di media sosial beberapa hari belakangan ini.
Korban terjatuh setelah stang sepeda motornya ditendang pemuda tersebut. Dari kabar yang beredar, ada tiga sepeda motor yang ditendangi.
Polisi pun turun tangan. Menurut Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Ricky Firmansyah, setelah video tersebut viral, anggota Turjawali langsung melakukan penyelidikan.
Polisi pun mencari tahu identitas penendang pemotor tersebut.
"Langsung saat itu diselidiki oleh anggota Turjawali Polresta Barelang," ujar Ricky dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Senin (31/1/2022).
Pelaku penendangan diketahui EFH (21), warga Taman Raya Batam Center. Polisi menginterogasi pria tersebut.
Sedangkan korban langsung diarahkan untuk membuat laporan Polisi di SPKT Polresta Barelang. Korban dirawat di rumah sakit akibat tulang bahu patah dan mengalami sejumlah luka di wajah.
Dikatakan Ricky, alasan pelaku melakukan hal tersebut karena emosi dengan sekelompok pengendara yang menggeber-geber kendaraannya.
"Pelaku emosi karena melihat pengendara lain yang ugal-ugalan," ucap Ricky.
Di video yang beredar memang tampak sekelompok remaja sedang konvoi kendaraan dengan menggeber-geber gas pada dini hari itu.
Sementara itu, pelaku penendangan dibawa ke Polresta Barelang guna pemeriksaan lebih lanjut.
"Hingga saat ini (pelaku dan korban) belum ada kata berdamai," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya tindakan membahayakan nyawa orang lain dilakukan seorang pemotor di Batam.
Pria tersebut melayangkan tendangan ke arah stang sepedamotor pengendara lainnya hingga terhempas ke jalan. Kejadian di kawasan Simpang Helem.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (30/1/2022) dini hari. Pelaku diduga kesal dengan segerombolan pemotor remaja yang sedang konvoi malam-malam. Ada yang menggeber sepeda motor dengan suara bising.
Berita Terkait
-
Seorang Warga Singapura di Batam Jadi Suspek Omicron
-
15 Menit Kecegat Rambu Kereta, Cewek Mengumpat Gegara yang Lewat Model Beginian
-
WN Singapura Terdeteksi Omicron di Batam, Langsung Dibawa ke RS
-
Masjid Baiturrahman, Sekupang Akan Diperbaiki dengan Anggaran Rp500 Juta
-
Nilai Ekspor Rumput Laut Batam Naik 500 Persen, Permintaan dari Negara Tujuan Meningkat
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda