SuaraBatam.id - Masjid Baiturrahman, Sekupang akan diperbaiki Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR).
Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 500 juta. Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin mengatakan, tahun ini proses perbaikan tidak sepenuhnya dilakukan karena keterbatasan anggaran.
Perbaikan pertama adalah fasilitas toilet dan gedung pendukung, sementara gedung utama masjid belum dilakukan tahun ini.
"Iya, sekarang kalau ada anggaran tentu akan dilakukan revitalisasi penuh,” ujar Jefridin saat meninjau Masjid Baiturrahman, Jumat (28/1/2022).
Masjid Baiturrahman ini sebelumnya merupakan aset Badan Pengusahaan (BP) Batam, namun kemudian diserahkan ke Pemko Batam. Sehingga Pemko Batam harus melakukan perawatan.
Jefridin mengatakan, Masjid ini nantinya akan menjadi masjid kecamatan.
“Tahun ini Masjid Agung juga ada revitalisasi lebih besar dari Masjid Baiturrahman. Mudah-mudahan semua lancar pengerjaannya, dan ibadah jadi lebih nyaman," kata dia.
Sekretaris DCKTR Batam, Arman mengatakan bahwa perbaikan tahun ini pertama meliputi toilet tempat wudhu jemaah yang akan beribadah. Masjid ini merupakan salah satu masjid tertua, dan memang membutuhkan perbaikan.
"Pembangunan toilet saja dulu, tapi tim teknis masih mengecek seperti apa nanti pengerjaannya. Yang urgent itu dulu," ucapnya.
Sebelumnya, Pemko Batam akan melakukan revitalisasi Masjid Agung, Batam Center tahun ini. Pengerjaan fisik direncakan akan dimulai Mei mendatang. Pemerintah menyiapkan angaran Rp 210 miliar untuk peningkatan infrastruktur. Untuk teknis pengerjaan memakan waktu hingga tiga tahun ke depan.
Baca Juga: Nilai Ekspor Rumput Laut Batam Naik 500 Persen, Permintaan dari Negara Tujuan Meningkat
Berita Terkait
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
-
Jaksa yang Tuntut Mati ABK Fandi Ramadhan Minta Maaf, Akui Jadi Bahan Evaluasi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda