- Portal SPMB Kota Batam diduga mengalami kebocoran data pribadi milik 1.495 orang akibat serangan peretasan celah keamanan IDOR.
- Pemkot Batam bersama BSSN sedang melacak pelaku peretasan melalui investigasi IP address serta titik lokasi serangan siber tersebut.
- Instansi publik diminta memperketat verifikasi data sebagai langkah mitigasi agar tidak terjadi penyalahgunaan informasi para calon siswa.
SuaraBatam.id - Dugaan kebocoran data pada portal Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Batam viral dan menghebohkan media sosial.
Sebanyak 1.495 dokumen pribadi diduga terekspos, termasuk 445 file data lengkap berupa Kartu Keluarga, KTP Orangtua, Akta Kelahiran, dan Surat Keterangan Lulus yang diklaim dapat diunduh.
Dalam unggahan akun X (Twitter) @KoshNoctis, seorang peretas mengklaim telah membobol sistem menggunakan celah keamanan Insecure Direct Object Reference (IDOR).
Pemkot Batam bergerak cepat membentuk tim terpadu untuk menangani gangguan keamanan siber ini.
"Itu kan masih dugaan, belum bisa dipastikan apakah data tersebut sudah benar-benar diambil atau tidak," ujar Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan dikutip dari Batamnews--jaringan Suara.com, Selasa (16/6/2026).
Diskominfo Batam telah melakukan koordinasi intensif sejak awal kejadian dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Tim teknis kini tengah melacak jejak digital pelaku peretasan.
"Itu kan pekerjaan orang terlatih, jadi kita respon dengan orang terlatih juga. Kita punya tim terpadu, tim cyber yang bekerja sama langsung dengan Badan Siber dan Sandi Negara," kata Rudi.
Ia menyampaikan, pihaknya akan dilacak IP address orang yang mencuri data tersebut, apakah posisinya dari luar negeri, atau dari luar Batam.
"Semua akan dilacak lokasinya di mana. Kita bergerak cepat, termasuk berkolaborasi dengan tim dari Dinas Pendidikan yang mengoperasikan sistem SPMB ini," lanjutnya.
Hasil investigasi awal mencatat ada 14 kali percobaan peretasan yang diarahkan ke aplikasi SPMB. Pihak Kominfo kini telah mengantongi titik lokasi, IP address, serta motif di balik serangan tersebut.
Sebagai langkah mitigasi, Pemkot Batam akan mengirimkan surat resmi ke berbagai instansi pelayanan publik, mulai dari sektor perbankan, dinas kependudukan, hingga kantor perpajakan.
Langkah ini diambil agar instansi-instansi tersebut memperketat verifikasi jika ada pengajuan transaksi atau permohonan informasi yang menggunakan data para calon siswa dan orangtua.
"Kami dari Pemkot akan menyurati seluruh instansi yang berkaitan, contohnya perbankan, kependudukan, pajak, dan semua itu. Kita sampaikan bahwa data sekitar 1.400-an orang ini sementara diduga telah diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab," jelas Rudi.
Rudi mengimbau instansi terkait untuk melakukan pengecekan ulang secara ketat.
"Kalau ada permintaan transaksi, permohonan informasi, atau usulan apa pun yang menghasilkan transaksi lain, agar dilakukan cross-check kepada yang bersangkutan. Harus diverifikasi ulang karena data tersebut (diduga) sudah dikuasai orang luar, sembari tim terpadu kita terus bekerja mencari pelakunya," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan
- 3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor
- Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI
- 3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
- Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya
Pilihan
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
Terkini
-
BRI Peduli Latih 500 Volunteer Jelang MotoGP Mandalika 2026, Dorong Lingkungan Berkelanjutan
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen