- Pemprov Kepri mengalokasikan anggaran Rp12 miliar untuk menata kawasan Taman Gurindam 12 Tanjungpinang menjadi pusat kegiatan UMKM.
- Proyek pembangunan infrastruktur pendukung ini berlangsung sejak 16 Juni hingga ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026 mendatang.
- Penataan mencakup pembangunan pedestrian, taman, serta fasilitas umum guna mempercantik wajah ibu kota dan meningkatkan kenyamanan publik.
SuaraBatam.id - Pemprov Kepulauan Riau (Kepri) menyiapkan anggaran mencapai Rp12 miliar untuk menata ulang kawasan Taman Gurindam 12.
Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari, mengatakan penataan lanjutan ini akan mencakup Zona C hingga kawasan Tunjuk Langit.
"Kawasan ini akan dijadikan sebagai pusat UMKM. Penataan yang lebih baik akan memberi kenyamanan bagi pelaku usaha dan pengunjung," ujarnya dikutip dari Batamnews--jaringan Suara.com, Selasa (16/6/2026).
Bersama Pemkot Tanjungpinang, proyek ini diharapkan mengubah wajah ibu kota provinsi sekaligus mengangkat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
Dana Rp12 miliar akan digunakan untuk membangun pedestrian atas sepanjang 750 meter, pedestrian bawah 380 meter, dan Taman Tunjuk Langit seluas sekitar dua hektare.
Di sepanjang kawasan itu, pemerintah juga akan memasang lampu bunga manggar untuk mempercantik suasana.
Rodi menjelaskan, Taman Tunjuk Langit tidak hanya menjadi tempat berjualan. Lokasi itu juga dirancang sebagai pusat kegiatan terbuka.
"Tidak hanya di Kawasan Tugu Sirih. Taman Tunjuk Langit juga akan didesain sebagai tempat acara terbuka, baik yang dilaksanakan oleh Pemprov Kepri maupun Pemkot Tanjungpinang," tambahnya.
Fasilitas lain yang disiapkan adalah tempat parkir kendaraan yang representatif dan toilet umum bagi pengunjung.
Pekerjaan penataan ini dimulai pada 16 Juni dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026.
"Kita berharap penataan lanjutan ini telah rampung sebelum akhir tahun sehingga bisa dimanfaatkan mulai awal tahun 2027," imbuh Rodi.
Sebelumnya, pada tahun 2025, Pemprov Kepri melalui Dinas PUPP telah membangun pedestrian atas dan bawah masing-masing sepanjang 300 meter.
Areal taman, jalur joging, dan podium sunset yang dibangun saat ini sudah digunakan masyarakat.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad sebelumnya menyatakan kawasan Gurindam 12 Tepi Laut merupakan ruang publik strategis.
Lokasi ini menjadi wajah utama ibu kota provinsi dengan fungsi sebagai ruang terbuka hijau, tempat interaksi sosial, kawasan wisata tepi air, pusat budaya dan rekreasi, serta citra daerah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar
-
Batam Siapkan Aturan Pembatasan Gadget bagi Anak-anak
-
Mahasiswa di Batam Gelar Demo Besok, Kritik MBG hingga Kenaikan BBM
-
Pria Bejat Cabuli Anak Disabilitas di Penginapan Batam Dibekuk
-
Kantor Didemo Ratusan Warga, Ketua LIRA Kepri Akhirnya Buka Suara