SuaraBatam.id - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) semakin memantapkan penerapan fitur keselamatan terbaru, di dua produk mereka yang saat ini seakan seperti memiliki artificial intelligence (AI), bagi para penggunanya.
Salah satu teknologi keselamatan teranyar yang Daihatsu miliki adalah teknologi ASA (Advanced Safety Assist), yang hadir di Daihatsu Rocky dan All New Xenia.
Teknologi ini juga bekerja dengan menggunakan sensor dari Stereo Camera yang mendeteksi objek di sekitar mobil, lalu memberikan perintah dan mengontrol mobil jika mobil dalam keadaan berpotensi bahaya.
Penggunaan sistem ASA ini sendiri, juga sangat cocok terutama bagi para penggunanya, yang kerap beraktivitas melalui jalan lintas atau jalan tol.
Namun bagaimana penggunaan sistem ASA bagi para pengguna di Kota Batam, Kepulauan Riau mengingat bahwa Batam tidak memiliki jalan tol, dan jarak yang tergolong dekat dikarenakan wilayah Kepulauan.
"Penggunaan teknologi ASA ini, ternyata juga sangat cocok bagi para penggunanya di Kota Batam," ujar Kepala Cabang Astra Grup Batam, Kamil Hasan, Senin (6/12/2021).
Hal ini dibuktikan dengan perjalanan menuju titik nol, yang berada di akhir Jembatan 6 Barelang.
Dari fitur yang tersedia seperti Pre Collision Warning, Pre Collision Braking, Front Departure Alert, Pedal Misoperation Control, Lane Departure Warning dan Lane Departure Prevention.
Namun fitur Lane Departure Warning dan Lane Departure Prevention jadi yang paling terasa, saat menghadapi medan jalan berkelok dan panjang menuju titik nol Batam, yang melelahkan bagi para pengendara.
Fitur yang bekerja pada sensor di kaca bagian tengah ini, berfungsi membantu mendeteksi gaya berkemudi pengendara.
"Sistem ini mempelajari terutama saat mobil keluar dari jalur, sistem ini akan membantu mobil untuk kembali langsung ke jalurnya," terang Kamil.
Berada pada track yang berkelok pada saat menuju titik nol Batam, kelelahan dan kurang konsentrasi terkadang melanda pengemudi.
Namun fitur ini akan langsung bereaksi dengan memberikan peringatan, bahkan sampai melakukan koreksi pada kemudi.
Kedua fitur tersebut akan bekerja pada saat mobil berada di kecepatan 60 kpj pada kondisi jalan lurus dan wajib memiliki marka, baik di kanan atau kiri.
Bagi pengemudi pemula, fitur ini jelas memberikan manfaat yang banyak, namun bagi orang-orang yang sering berkendara, fitur ini mungkin juga agak mengganggu.
Berita Terkait
-
Demo Buruh soal UMK 2022 Bikin Macet, Begini Reaksi Wakil Wali Kota Batam
-
Ribuan Buruh di Batam Gelar Unjuk Rasa Terkait UMK 2022
-
Geger Chef Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Hotel di Batam
-
Pekerja Migran dari Malaysia dan Singapura Diperiksa Dobel di Batam
-
Catat Tanggalnya! Imigirasi Batam Buka Layanan Buat Paspor di Mall Botania 2
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
WNA Belanda di Batam Ditemukan Tewas di Rumah, Darah Mengalir hingga Teras
-
BRI Konsisten Dorong Pemberdayaan Perempuan di Seluruh Indonesia, Ekonomi Inklusif di Hari Kartini
-
Fokus ESG, BRI Perkuat Peran Keuangan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Perempuan BRI Bersinar, Tiga Penghargaan Diraih di Ajang Infobank 2026
-
Pemprov Kepri Investigasi Kasus Ratusan Siswa Keracunan MBG di Anambas