SuaraBatam.id - Jajaran Polresta Barelang berhasil mengungkap sindikat penjualan narkoba dengan barang bukti 11,5 kg sabu. Bersama itu, petugas juga mengamankan 5 orang yang berperan sebagai kurir.
Kapolresta Barelang, AKBP Yos Guntur Yudi menyebutkan, lima tersangka tersebut yakni B (44), S (39) keduanya warga Tanjungbatu Karimun, kemudian YS (21) warga Tanjung Buntung, Bengkong, Kota Batam, TS (21) warga Perumahan Sarmen Bengkong dan JM (23) warga Tembilahan.
Dua tersangka B dan S ditangkap di Perairan Pulau Terong, Kecamatan Belakang Padang, Rabu (26/8/2020) pagi. Paket sabu-sabu itu mereka sembunyikan dalam bungkus biskuit di 8 karung beras. Mereka mendapatkan barang haram tersebut dari penyelundup Malaysia.
Rencananya, mereka akan mengirimkan barang itu ke Riau. B dan S mengaku disuruh oleh W alias Wak yang berada di daerah Tanjungbatu untuk menjemput barang itu ke perairan Batam dan mengantarkannya ke Tembilahan.
Mereka mendapatkan upah Rp6 juta per 1Kg paket sabu. Usai mengamankan keduanya polisi menelususri pihak-pihak yang memesan atau menerima paket sabu tersebut.
Kemudian pada Rabu (26/8/2020) malam sekitar 22.30 WIB di parkiran depan Hotel Harmoni Tembilahan, polisi mengamankan YS dan TS.
Berita Terkait
-
Sebut Korban Penembakan Positif Narkoba, LBH Makassar: Polisi Tidak Fokus
-
Polisi Sita Ratusan Gram Narkoba Sebulan, Tersangka Terancam Hukuman Mati
-
Pihak Keluarga Konfirmasi Kerangka Nenek di Hutan Pinggir Kota Batam
-
Batam Siapkan Rumah Susun Khusus Karantina TKI Positif Corona
-
Bejat, Ayah Tiri di Kampar Tega Cabuli Anak Sejak Usia 5 Tahun
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak