Warga Lingga Kecewa: SPBU Tutup, Harga BBM Eceran Capai Rp20.000

Parahnya, saat SPBU tutup, harga BBM di pengecer meroket hingga Rp20.000 per botol.

Eko Faizin
Senin, 06 April 2026 | 12:29 WIB
Warga Lingga Kecewa: SPBU Tutup, Harga BBM Eceran Capai Rp20.000
Ilustrasi bensin eceran. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Warga Kabupaten Lingga mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).
  • Satu-satunya SPBU di Dabo Singkep kerap tutup beberapa hari setelah Idulfitri.
  • Kekecewaan bertambah lantaran harus membeli bensin eceran hingga Rp20.000.

SuaraBatam.id - Warga Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri) mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) beberapa hari setelah perayaan Idulfitri.

Sejak sebelum Lebaran hingga Jumat, 4 April 2026, satu-satunya SPBU di Dabo Singkep kerap tutup. Alhasil, antrean kendaraan panjang tidak terlihat.

Kekecewaan warga pun bertambah lantaran harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli bensin eceran.

Febrian, salah seorang warga, mengaku sudah muak dengan kelangkaan ini seperti "rutinitas tahunan" setiap momen Lebaran.

Parahnya, saat SPBU tutup, harga BBM di pengecer meroket hingga Rp20.000 per botol.

"Di pengecer juga langka, ada yang tutup. Kalau pun ada, harganya sudah tidak wajar. SPBU juga tak buka dari sebelum Lebaran," keluh Febri kepada Batamnews.co.id--jaringan Suara.com.

Dia mengungkapkan yang paling membuat warga heran adalah anehnya distribusi.

Saat SPBU resmi mengaku kosong, pasokan di tingkat pengecer justru tersedia, meski dengan harga selangit.

"SPBU satu-satunya sering tutup, tapi minyak di pengecer banyak. Ini sangat merugikan kami sebagai masyarakat kecil," ujarnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, memastikan bahwa stok BBM untuk Lingga sebenarnya aman.

Fahrougi menjelaskan bahwa alasan SPBU kosong karena kendala teknis di lapangan, terutama soal penyesuaian jadwal pengiriman.

"Kondisi di lapangan merupakan bagian dari dinamika operasional distribusi, khususnya terkait penyesuaian jadwal pengiriman ke wilayah tersebut. Penyesuaian waktu kedatangan pasokan menyebabkan penyaluran berlangsung secara bertahap," jelasnya.

Kepada masyarakat, Pertamina berpesan agar tidak panik dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

"Gunakan energi secara bijak dan beli sesuai kebutuhan. Agar distribusi tetap merata," pesan Fahrougi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini