Pakar Ekspresi Baca Makna Batik yang Dikenakan Muhaimin Iskandar di Debat Cawapres

Saat debat cawapres 2024 tadi malam, 23 Desember 2023, Muhaimin Iskandar mengenakan syal batik. Namun, apa yang dikenakan cawapres Anies Baswedan tersebut memiliki makna terse

Eliza Gusmeri
Sabtu, 23 Desember 2023 | 12:10 WIB
Pakar Ekspresi Baca Makna Batik yang Dikenakan Muhaimin Iskandar di Debat Cawapres
Muhaimin Iskandar

SuaraBatam.id - Saat debat cawapres 2024 tadi malam, 23 Desember 2023, Muhaimin Iskandar mengenakan syal batik. Namun, apa yang dikenakan cawapres Anies Baswedan tersebut memiliki makna tersendiri.

Melansir Antara, pakar Mikro Ekspresi Kirdi Putra mengungkap arti di balik syal yang dikenakan calon wakil presiden (cawapres) Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Menurut dia batik itu dikenakan untuk sekaligus mengenalkan kepada publik jargonnya yang baru yakni “slepet”.

“Dia menyadari bahwa gimik dan jargon sangat diperlukan sehingga mereka sepertinya mencoba untuk kasih jargon baru. Itu sebabnya semalam dia mengenakan syal,” ujar
Kirdi, Jumat (22/12) malam

Baca Juga:Anies Baswedan Diyakini Peroleh Suara Terbanyak di Malaysia, Sumbernya dari Komunitas Ini

Kirdi menilai gimik dan jargon sangat penting dalam kontestasi pemilihan kepala negara karena hal kecil semacam itu bisa berdampak besar pada keputusan publik memilih.

Selain itu, Kirdi juga menemukan hal lain dari cawapres nomor urut 2, Gibran, saat tampil di momen panas tersebut. Menurut dia Gibran acap terlihat menampilkan amarah dan stres, meski tetap dapat menyampaikan pembicaraan dengan lancar.

“Saya bisa melihat banyak sekali kebocoran emosinya Gibran, marah dan stres paling dominan. Kalau diperhatikan ada kerutan di keningnya yang jumlahnya di atas 50 persen, dan ketika selesai bicara, kerutan langsung hilang dan langsung bisa kembali senyum lega,” Kirdi menjelaskan.

Selain itu, Kirdi juga membaca ekpresi Gibran, yang masih tidak menghiraukan teguran KPU untuk tidak memberikan ekspresi provokasi. Gibran tertangkap kamera kembali mengajak tim pendukungnya untuk bersorak melalui gestur tubuhnya.

Kirdi menyebut tindakan tersebut dapat menunjukkan tiga kemungkinan, pertama, Gibran merasa butuh dukungan akibat grogi. Kemungkinan kedua, Kirdi menilai, aksi itu merupakan upaya menampakkan kekuasaan dan kekuatan dengan banyak jumlah pendukung di lokasi, dan yang ketiga adalah kemungkinan dia ingin memberikan efek gentar terhadap lawan.

Baca Juga:Momen Denise Chariesta Dikacangin Host TV karena Gimmick: Garing Banget!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini