Sebanyak 200 Ribu Dosis Vaksin COVID-19 di Kepri Dikembalikan ke Pemerintah karena Kedaluwarsa

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan masa penggunaan vaksin tersebut rata-rata hanya dua pekan sebelum kedaluwarsa sehingga t

Eliza Gusmeri
Kamis, 29 September 2022 | 18:00 WIB
Sebanyak 200 Ribu Dosis Vaksin COVID-19 di Kepri Dikembalikan ke Pemerintah karena Kedaluwarsa
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pexels/towfiqu_barbhuiya)

SuaraBatam.id - Sebanyak 200 ribu dosis vaksin COVID-19 kedaluwarsa dari Kepulauan Riau (Kepri) dikembalikan ke pemerintah pusat.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan masa penggunaan vaksin tersebut rata-rata hanya dua pekan sebelum kedaluwarsa sehingga tidak tercapai sepenuhnya.

Namun, ia menjelaskan bahwa vaksin kedaluwarsa itu bukan berasal dari pusat, melainkan dari provinsi lain yang dikirim ke Kepri pada periode Juli-Agustus 2022.

"Karena pusat menganggap capaian vaksinasi di Kepri cukup baik dibanding provinsi lain, maka vaksin dari provinsi lain tersebut didistribusikan ke Kepri," ujarnya, dikutip dari Antara.

Baca Juga:ANA akan Tambah Penerbangan Internasional, Jepang Buka Kembali Pariwisata

Gubernur menambahkan vaksin di Kepri kini sudah habis. Ia sudah meminta pusat untuk mengirim vaksin agar program vaksinasi di wilayah tersebut tercapai.

"Kepri butuh sekitar 1,6 juta dosis vaksin," kata Ansar Ahmad.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri dr Tjetjep Yudiana mengatakan pihaknya sudah dua kali melayangkan surat permohonan ke pemerintah pusat agar segera mendistribusikan vaksin ke Kepri.

"Mudah-mudahan segera dikirim ke Kepri," katanya.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kepri itu menyatakan capaian vaksinasi dosis pertama sebanyak 1.788.992 orang atau 99,24 persen, dosis kedua 1.534.590 orang atau 85,13 persen, dan dosis ketiga 734.438 orang atau 53,48 persen.

Baca Juga:Awal Oktober! Izin Penggunaan Darurat Vaksin Merah Putih Terbit

Sebanyak 7.475 orang tenaga kesehatan juga sudah vaksin dosis booster kedua.

News

Terkini

Maka itu, penting sekali gawai terus menyala selama jam-jam produktif.

Lifestyle | 18:22 WIB

balita berjenis kelamin laki-laki, korban kecelakaan kapal kayu di Perairan Kabil, Kota Batam

News | 08:40 WIB

Daniel Mananta dikabarkan telah memeluk agama Islam atau mualaf. Hal ini menjadi heboh lantaran Daniel dekat dan mendengarkan pengajian Ustaz Abdul Somad (UAS).

News | 17:15 WIB

Warga Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, dihimbau untuk meramaikan kegiatan seminar untuk meningkatkan literasi digital.

News | 15:54 WIB

Kematian seorang prajurit TNI di Jayapura dibenarkan Komandan Korem 172/PWY Brigadir Jenderal TNI JO Sembiring.

News | 15:28 WIB

Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, telah melaksanakan program pendidikan gratis hingga SMA.

News | 14:30 WIB

Mega bintang Lionel Messi tak mau menjagokan negaranya Argentina menjadi kampiun Piala Dunia 2022. Dia justru menyebut beberapa negara lain yang akan menjadi juara.

News | 11:25 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diyakini bersedia jika dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

News | 09:31 WIB

Penggunaan teknologi perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas literasi digital yang mumpuni.

News | 16:35 WIB

F mengaku telah tinggal di hotel tersebut selama dua tahun. Selama itu pula ia menjajakan diri kepada pria hidung belang.

News | 15:52 WIB

Polisi yang mendapat laporan turun ke lokasi.

News | 15:25 WIB

senjata api itu ditemukan di dalam ransel bersama narkoba jenis ganja dan sabu.

News | 13:00 WIB

Perdana Menteri (PM) Spanyol, Pedro Sanchez meminta Presiden China Xi Jinping agar menggunakan pengaruhnya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.

News | 10:10 WIB

Gaya pacaran penyanyi Rizky Febian dan Mahalini Raharja selalu mencuri perhatian netizen.

Lifestyle | 09:36 WIB

Perdana Menteri Kamboja Hun Sen batal menghadiri hari pertama konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di Bali. Hal itu lantaran dia dinyatakan positif Covid-19.

News | 14:37 WIB
Tampilkan lebih banyak