Mulai Maret, Pemerintah Dorong Kredit Kendaraan Bermotor DP 0 Persen

"Kami berharap (insentif) bisa diberlakukan pada 1 Maret, didukung oleh revisi kebijakan OJK untuk dorong kredit pembelian kendaraan bermotor dengan pengaturan DP 0 persen,"

M Nurhadi
Jum'at, 19 Februari 2021 | 12:42 WIB
Mulai Maret, Pemerintah Dorong Kredit Kendaraan Bermotor DP 0 Persen
Ilustrasi penjualan sepeda motor. [Shutterstock]

SuaraBatam.id - Dengan adanya insentif relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto berharap bisa mendongkrak minat beli masyarakat akan kendaraan bermotor.

Intensif PPnBM akan dilaksanakan secara bertahap mulai Maret 2021. Untuk informasi, daya beli industri otomotif menurun dratis terdampak wabah. 

Selain itu, ekspor juga turun drastis, meski membaik di kuartal akhir yang tumbuh lebih dari 180 persen jika dibandingkan dengan kuartal kedua 2020.

"Pemerintah mendorong utilisasi ini dengan kebijakan agar konsumsi rumah tangga bisa mengingkat kembali. Salah satunya adalah yang terkait dengan tarif PPnBM, yang diharapkan bisa dorong minat beli masyarakat karena industri ini (otomotif) adalah industri padat karya dengan 1,5 juta orang tenaga kerja langsung dan 4,5 juta secara tidak langsung," kata Menko Airlangga, Kamis (18/2/2021) kemarin.

Baca Juga:Diskon PPnBM dan Relaksasi Kredit OJK Diharapkan Dorong Minat Beli Mobil

"Kami berharap (insentif) bisa diberlakukan pada 1 Maret, dan didukung oleh revisi kebijakan OJK untuk dorong kredit pembelian kendaraan bermotor dengan pengaturan DP 0 persen, dan mendorong lembaga pembiayaan dan perbankan untuk membiayai pembelian otomotif," imbuhnya.

Ia menuturkan, pemerintah mengupayakan percepatan pembangunan Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat guna mendorong bangkitnya industri otomotif.

Selain itu, pemerintah juga merilis roadmap otomotif yang didorong berbasis sustainability dan ramah lingkungan, salah satunya adalah kendaraan listrik (EV) serta insentif fiskal untuk kendaraan ramah lingkungan berbasis listrik (BEV) dengan PPnBM sebesar 0 persen

"Alokasi anggaran PEN targetkan Rp688,3 triliun, pemerintah berusaha mendukung pemulihan ekonomi dengan penanganan lebih baik di sisi kesehatan, dan diperkirakan pertumbuhan ekonomi bisa dijaga di 4,5-5,5 persen," kata Menko Airlangga. [Antara]

Baca Juga:Diskon PPnMB Cegah PHK di Industri Otomotif

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini