Eko Faizin
Senin, 15 Juni 2026 | 14:07 WIB
Ratusan orang mendatangi Kantor LSM LIRA Kepri, Batam Kota, Batam, Senin (15/6/2026). [Jamaluddin/Batamnews]
Baca 10 detik
  • Ratusan warga mendatangi kantor LIRA Kepri di Batam pada Senin (15/6/2026) untuk memprotes unggahan Gubernur LIRA Yusril Koto.
  • Massa menuntut Yusril Koto meminta maaf karena unggahannya mengenai proyek siluman di Pulau Kasu dianggap mencemarkan nama baik.
  • Demonstrasi berujung pada perusakan kantor LIRA dan rencana warga melaporkan Yusril Koto ke Polresta Barelang atas dugaan pelanggaran ITE.

"Kami sudah mengundang dia untuk bertemu. Sampai sekarang tidak ada penjelasan. Karena itu tuntutan kami jelas, dia harus meminta maaf dan bertanggung jawab," kata Ojik, seorang demonstran.

Usai aksi di kantor LIRA, sebagian massa bergerak menuju Polresta Barelang.

Mereka berencana membuat laporan resmi terhadap Yusril Koto terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

"Kami sekarang membuat laporan ke Polresta. Nanti biar proses hukum yang berjalan," sebut Dani, orator aksi.

Hingga demonstrasi berakhir, Yusril Koto belum menemui massa maupun memberikan tanggapan langsung atas tuntutan para demonstran. Situasi tetap berada dalam pengamanan aparat kepolisian.

Load More