- Kepala Imigrasi Batam dinonaktifkan buntut dugaan pungli turis asing.
- Kasus dugaan pungli ini sempat viral setelah rombongan wisatawan Singapura.
- Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri mengawasi langsung pelayanan di Imigrasi Batam.
SuaraBatam.id - Kepala Imigrasi Kelas I Batam Hajar Aswad dinonaktifkan buntut dugaan pungutan liar (pungli) terhadap turis asing yang melibatkan petugas Imigrasi di Pelabuhan Internasional Batam Centre.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau (Kepri) Ujo Sujoto menyatakan seorang petugas Imigrasi Batam berinisial JS juga telah dinonaktifkan.
"Iya, betul, yang bersangkutan ditarik sementara ke kantor pusat dalam rangka pemeriksaan lebih lanjut," kata Ujo Sujoto dikutip dari Antara, Sabtu (3/4/2026).
Kasus dugaan pungli ini sempat viral di media sosial setelah rombongan wisatawan Singapura mengaku dimintai sejumlah uang oleh petugas Imigrasi Batam saat melintasi Pelabuhan Internasional Batam Centre pada 13–14 Maret 2026.
Dari kabar yang beredar, pungli bermula dari permintaan uang sebesar 100 dolar Singapura. Namun, melalui negosiasi dengan korban, nilainya meningkat hingga 250 dolar Singapura.
Pada kenyataannya, sekitar 150 dolar Singapura diduga mengalir ke oknum petugas dan sisanya digunakan oleh calo.
Kasus ini masih didalami bersama kepolisian menelusuri alur transaksi, kemungkinan keterlibatan pihak lain, serta memeriksa data perlintasan penumpang termasuk memeriksa rekaman CCTV.
Saat ini, Direktorat Kepatuhan Internal Imigrasi sedang mendalami dugaan pungli tersebut guna mengungkap adanya potensi keterlibatan pegawai Imigrasi Batam lainnya saat bertugas di pintu masuk kedatangan WNA.
Ujo menyatakan pihaknya segera menunjuk Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Imigrasi Batam untuk menggantikan tugas kepala definitif.
"Plh Kepala Imigrasi Batam akan ditunjuk, Senin (6/4/2026)," ujarnya.
Ujo memastikan penarikan sementara Kepala Imigrasi Hajar Aswad ke kantor pusat, tidak akan mengganggu pelayanan publik di kantor Imigrasi Batam.
Ia menegaskan Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri mengawasi langsung pelayanan di Imigrasi Batam.
"Kepala definitifnya masih diperiksa secara maraton. Semoga cepat selesai," tegas Ujo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura: 9 Awak Kapal Selamat, 107 Kontainer Hanyut
-
Video Pocong Bawa Parang di Batu Aji Ternyata AI, Dibuat Anak Bawah Umur
-
PLN Batam Jelaskan Terkait Isu Kenaikan Tarif Listrik
-
Geger Video Pocong Bawa Parang di Batu Aji Batam, Polisi Turun Tangan
-
Oknum Polisi Batam Ditangkap, Terciduk Selundupkan Etomidate dari Malaysia