- Aksi pencurian anjing membuat resah warga Batam.
- Modusnya hewan peliharaan tersebut diracun agar pingsan.
- Dalam rekaman CCTV, aksi pencurian dilakukan oleh 2 pelaku.
SuaraBatam.id - Warga Batam diresahkan dengan aksi pencurian hewan peliharaan dengan modus memberikan makanan yang diduga telah dicampur dengan racun hingga anjing tersebut jatuh pingsan.
Dalam rekaman CCTV memperlihatkan tindakan nekat dua orang pria yang mencuri seekor anjing milik warga di kawasan Kampung Baru, Tanjung Riau, Jumat (20/2/2026).
"Setelah saya masuk ke dalam rumah, pencuri datang kembali memantau dengan sepeda motor matic tanpa plat nomor. Mereka kemudian mengambil anjing yang sedang pingsan tersebut," ujar Eben pemilik hewan kepada Batamnews.co.id--jaringan Suara.com.
Menurut keterangan Eben, peristiwa bermula sekitar pukul 05.25 WIB saat anjing peliharaannya berada di depan rumah.
Kejadian yang berlangsung pada subuh hari ini menunjukkan modus yang cukup terencana.
Setelah mendapati anjingnya pingsan, pemilik sempat membawa dan meletakkan anjing tersebut di teras rumah.
Namun, tak berselang lama, para pelaku kembali mendatangi lokasi untuk memantau situasi.
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku berjumlah dua orang. Satu orang terlihat mengenakan pakaian wearpack berwarna biru, sementara rekannya menggunakan baju hitam.
Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor jenis matic tanpa tanda nomor kendaraan (plat motor).
Lokasi kejadian tepatnya berada di Kampung Baru, Tanjung Riau, RT 03 RW 05, di depan kawasan PT Feen Marine.
Pemilik menyebutkan bahwa kejadian dengan modus serupa sudah sering terjadi di wilayah tersebut dan sangat meresahkan warga sekitar.
Meskipun rekaman CCTV sedikit buram, wajah dan gerak-gerik pelaku telah teridentifikasi dan kejadian ini dilaporkan untuk memberikan efek jera.
Warga berharap pihak berwajib dapat meningkatkan patroli di jam-jam rawan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Minta tolong di-share agar pelaku takut dan tidak mengulangi lagi. Ini sudah sangat sering terjadi dengan modus yang sama," tambah pemilik.
Bagi masyarakat Batam, khususnya di wilayah Tanjung Riau, diimbau untuk lebih waspada dan tidak membiarkan hewan peliharaan berkeliaran tanpa pengawasan pada jam-jam rawan untuk menghindari aksi kejahatan serupa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim
-
Bareskrim Tangkap 197 Orang dalam Penggerebekan Kasino Di Batam
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas