SuaraBatam.id - Wabah Covid-19 yang melanda negeri ini tidak menyurutkan para calo TKI ilegal menggaet korban. Mereka mengiming-imingi korban dengan gaji tinggi di Singapura.
Namun, disaat yang bersamaan, pihak berwajib terus meningkatkan pengawasan hingga akhirnya berhasil meringkus perempuan berinisial In (40) yang menipu banyak pihak dengan iming-iming diberangkatkan sebagai TKI.
Disampaikan Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepulauan Riau AKBP Dhani Catra Nugraha, ada empat warga Batam yang menjadi korban aksi tipu-tipu In.
"Mereka dijanjikan bekerja ke Singapura dengan gaji sekitar Rp 20 juta setiap bulan. Sebagian besar korban telah menyetor uang tunai bervariasi," kata Dhani, Rabu (17/3/2021).
Lebih lanjut, Dhani menjelaskan, calon korban diwajibkan oleh pelaku untuk memberikan uang sebesar Rp5,3 juta untuk biaya pengurusan dokumen.
Pengungkapan kasus ini berawal saat tim memperoleh informasi dari masyarakat bahwa ada beberapa calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang akan diberangkatkan untuk bekerja ke Singapura secara ilegal.
Kepada polisi, tersangka mengaku menjanjikan para korban untuk diberangkatkan menggunakan visa wisata yang sebelumnya sudah diurus oleh mereka.
"Korban merasa dipermainkan lantaran lama tak diberangkatkan, hingga melapor ke polisi. Barang bukti yang diamankan berupa satu lembar kuitansi penerimaan uang dari korban kepada tersangka dan dua buah paspor," ucapnya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt menambahkan, tersangka dijerat pasal 81 UU RI nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 15 miliar.
Baca Juga: Pengedar Ganja Satu Kilogram Diringkus di Batam, Diancam Hukuman Mati
“Kasus ini masih terus dilakukan pengembangan,” kata Harry.
Berita Terkait
-
DPRD Batam Sidak Lokasi Kecelakaan Kerja PT ASL, Sebut Ada Miskomunikasi
-
Ingin Jadi Pro Player, Empat Remaja di Batam Nekat Curi Belasan Motor
-
Jadwal dan Harga Tiket Kapal Dari Batam ke Selat Panjang Tahun 2021
-
Emak-emak Usaha Sampingan Jadi Bandar Judi, Kaget Saat Diringkus Polisi
-
Pengedar Ganja Satu Kilogram Diringkus di Batam, Diancam Hukuman Mati
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar
-
Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta