SuaraBatam.id - Warga memprotes rencana kenaikan tarif parkir hingga dua kali lipat yang akan diterapkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam.
Menurut warga, rencana kenaikan tarif parkir dinilai tidak tepat di saat pandemi Covid-19 saat ini.
Via, salah seorang warga mengatakan dirinya tidak setuju atas rencana tersebut. Kenaikan tarif parkir tersebut dinilai memberatkan.
“Ya enggak setuju, sekarang ini lagi Covid-19 bisa-bisanya pemerintah mau menaikkan tarif parkir,” ujar Via ditulis Selasa (26/1/2021).
Menurutnya apabila tarif parkir tersebut naik dua kali lipat, Ia mencontohkan jika Ia memarkirkan kendaraan roda duanya sebentar sudah dikenakan Rp 2.000, bagaimana kalau empat kali parkir dalam sehari maka biaya parkir yang dikeluarkan menjadi Rp 8 ribu.
“Sehari ngeluarin Rp 8 ribu untuk parkir saja, dengan uang segitu sudah bisa beli cabai se ons,” ucapnya.
Senada, warga lainnya Roma, heran dengan kebijakan pemerintah ini
“Kok tarif parkir dinaikkan, malah buat masyarakat tambah susah aja,” ujar warga Nongsa tersebut.
Ia justru berharap pemerintah dapat memberikan subsidi atau bantuan di masa pandemi saat ini.
Baca Juga: Tarif Parkir di Batam Naik 2 Kali Lipat, Publik: Rakyat Lagi Susah, Pak!
"Harusnya dapat subsidi. Bukan malah menaikkan tarif parkir sampai dua kali lipat. Daerah-daerah lain mana ada rencana mau naikkan tarif parkir, ini kok Batam mau naikkan, kok bisa kepikiran di saat ini,” katanya.
Kadishub Batam, Rustam Efendy sebelumnya mengatakan jika Pemko Batam sedang mengejar target PAD dari sektor retribusi parkir senilai Rp 35 Miliar.
Untuk merealisasikan taget itu, ada rencana Pemko Batam menaikkan tarif parkir pinggir jalan 100% dari harga saat ini.
Jika saat ini tarif parkir sepeda motor Rp 1.000 dan mobil Rp 2.000, maka kedepan direncanakan sepeda motor Rp 2.000 dan mobil Rp 4.000.
Berita ini sebelumnya dimuat Batamnews.co.id jaringan Suara.com dengan judul "Warga Tentang Rencana Kenaikan Tarif Parkir Pinggir Jalan di Batam"
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya