SuaraBatam.id - Salah seorang anggota Haji Permata yang sebelumnya dikabarkan tewas, ternyata tengah kritis hingga saat ini. Pria bernama Bahar yang mendapatkan luka tembak di kepala itu sebelumnya dikabarkan tewas setelah perawatan selama 4 hari.
Namun, setelah dikonfirmasi ulang oleh Batamnews (jaringan Suara) pada Senin (18/1/2021) malam, diketahui Bahar masih hidup.
“Alhamdulillah belum, tapi masih kritis,” ujar Ketua KKSS Batam, Masrur Amin meralat informasi yang sebelumnya beredar.
Sebelumnya, Bahar dikabarkan telah meninggal dunia. Masrur mengaku, ada info dari pihak keluarga yang mengatakan bahwa sehabis korban menjalani operasi, sempat dikabarkan meninggal.
“Ternyata tidak lama kemudian ada respon dan sudah mulai bisa menggerakkan badannya, namun hasil keterangan diagnosa dokter berdasarkan info keluarga, kalaupun korban sembuh kemungkinan tidak bisa normal lagi seperti semula,” pungkas Masrur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Polda Kepri Resmi Larang Personel Gunakan Rokok Elektrik
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi
-
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan