SuaraBatam.id - Salah seorang anggota Haji Permata yang sebelumnya dikabarkan tewas, ternyata tengah kritis hingga saat ini. Pria bernama Bahar yang mendapatkan luka tembak di kepala itu sebelumnya dikabarkan tewas setelah perawatan selama 4 hari.
Namun, setelah dikonfirmasi ulang oleh Batamnews (jaringan Suara) pada Senin (18/1/2021) malam, diketahui Bahar masih hidup.
“Alhamdulillah belum, tapi masih kritis,” ujar Ketua KKSS Batam, Masrur Amin meralat informasi yang sebelumnya beredar.
Sebelumnya, Bahar dikabarkan telah meninggal dunia. Masrur mengaku, ada info dari pihak keluarga yang mengatakan bahwa sehabis korban menjalani operasi, sempat dikabarkan meninggal.
“Ternyata tidak lama kemudian ada respon dan sudah mulai bisa menggerakkan badannya, namun hasil keterangan diagnosa dokter berdasarkan info keluarga, kalaupun korban sembuh kemungkinan tidak bisa normal lagi seperti semula,” pungkas Masrur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Tanjungpinang dan Sekitarnya, Selasa 10 Maret 2026
-
Jadwal Buka Puasa Tanjungpinang dan Sekitarnya, Senin 9 Maret 2026
-
5 Pilihan Parfum Murah Branded dengan Wangi Tahan Lama untuk Wanita
-
Perbanas dan BRI: Kredit Perbankan RI Tumbuh 9,96% di Awal 2026
-
Kecelakaan Kapal, Tim SAR Cari 9 ABK di Perairan Pulau Merapas Bintan