
SuaraBatam.id - Provinsi Kepri masuk dalam daftar 5 besar dengan angka korupsi tertinggi, versi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Hal ini disorot calon Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto siap memberantas korupsi di wilayah tersebut.
"Saya siap dalam pemberantasan korupsi kita sudah berkomitmen untuk itu," kata Isdianto, dilansir laman Batamnews, Jumat (20/11/2020).
Ia menjelaskan bahwa sejak menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri hingga beberapa waktu menjadi defentif, pesan yang sama selalu diutarakannya agar tidak membuat kecurangan apalagi terjerat kasus korupsi.
"Saya juga telah membuat pakta integritas dengan seluruh bawahan saya, di mana semua pertemuan saya selalu mengingatkan agar jajaran saya agar tidak melakukan hal hal yang melanggar hukum," kata dia.
Baca Juga: Distribusi Vaksin Covid-19, Begini Penjelasan Pjs Gubernur Kepri
Isdianto juga selalu menekankan bahwa proses pembangunan di Kepri tidak boleh tersendat, hanya karena ada beberapa individu yang tidak bertanggungjawab karena melakukan tindakan korupsi.
"Karena kita tidak ingin provinsi kepulauan Riau jatuh di lubang yang sama," jelasnya.
Isdianto juga menegaskan komitmen Pemberantasan korupsi juga telah tertuang dalam Visi dan misi Isdianto-Suryani.
Dalam visi dan misi tersebut, disebutkan meneruskan Pembangunan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, profesional dan responsif.
Untuk itu, dirinya bersama Suryani mengatakan akan mewujudkan tata kelola pemerintah yang bebas korupsi dan gratifikasi dengan mengedepankan tranparansi dan akuntabilitas
Baca Juga: 17 Calon Bintara di Polda Kepulauan Riau Positif Corona
"Serta membentuk karakter ASN yang berkualitas, memiliki etos kerja yang tinggi, disiplin dan mampu melayani dengan ramah dan cepat," ucapnya.
Berita Terkait
-
Sidang Kasus Narkoba Eks Polisi di Batam, Saksi Ungkap Penyisihan Barang Bukti Sabu
-
Kapasitas Tenda Terbatas dan Keterbatasan Anggaran, Gubernur Kepri Ansar Ahmad Sebut Wakilnya Tak Ikut Penuh Retreat
-
Kompak Masuk Bui, Polisi di Kepri Ajak Istrinya Jual Orang ke Malaysia
-
Diupah Riki Rp1,1 Miliar, 3 WN India Pembawa Sabu 106 Kg di Kepri Kini Terancam Hukuman Mati
-
Nelayan Teluk Bakau Tolak Ekspor Pasir Laut Pemerintah, Begini Respons Wakil Bupati Bintan
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Batam Hari Ini, Berikut Tips Berbuka Sehat Agar Puasa Lancar
-
Longsor Parah Lumpuhkan Akses ke Pelabuhan Utama Lingga, Warga Minta PU Segera Perbaiki Jalan
-
Meutya Hafid Sebut iPhone 16 Lolos Sertifikasi, AirTag Segera Diproduksi di Batam
-
200 Rumah di Lingga Dibekali Panel Surya untuk Perluas Akses Listrik, Kapan Direalisasi?
-
Waspadai Modus Penipuan Jelang Lebaran di Batam, Ini Tips Agar Tak Jadi Korban