SuaraBatam.id - Penambahan kasus Covid-19 di Kota Batam kian menjadi-jadi. Usai muncul klaster tenaga kesehatan (nakes), kini kasus baru Covid-19 muncul dari llingkup karyawan swasta.
Kasus Covid-19 di klaster karyawan ini muncul beberapa pekan belakangan usai muncul kasus corona kawasan pabrik di Mukakuning serta puluhan karyawan yang tinggal di mess (dormitory) dinyatakan positif Covid-19.
Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyebutkan sampai saat ini ada 63 orang karyawan swasta yang terpapar Covid-19.
Jumlah tersebut baru datang dari karyawan yang bekerja di PT Infineon Technologies Batam, belum termasuk dari perusahaan lainnya di kawasan Mukakuning.
“Di Infineon sudah 63 orang yang positif,” ujar Didi, Selasa (22/9/2020), melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Adanya gelombang kasus baru ini diketahui usai rilis tim gugus tugas Covid-19 Kota Batam per tanggal 21 September 2020.
Didi mengatakan para karyawan swasta yang disebutkan dalam rilis merupakan penambahan dari PT Infineon. Perusahaan tersebut terletak di kawasan Muka Kuning.
“Yang rilis hanya tambahan dari Infineon,” kata dia.
Diberitakan pula, karyawan swasta yang terkonfirmasi positif bermula dari penghuni dormitori di kawasan Mukakuning. Kemudian berkembang lagi hingga mencapai puluhan orang.
Baca Juga: Waspada, Upacara Keagamaan Jadi Klaster Baru Covid-19 di Bali
Ia memperkirakan dari klaster karyawan swasta ini akan bertambah lagi, karena proses tracing masih berlanjut. Sampel swab mereka saat ini masih menunggu diproses dengan tes PCR.
“Kemungkinan bertambah lagi, masih menunggu hasil tes swab mereka,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Corona Makin Ganas, Total 252 Ribu Lebih Warga Indonesia Positif Terjangkit
-
Kabar Bahagia! Klaster Bawaslu Boyolali, 103 Pasien Dinyatakan Sembuh
-
Konsumsi Listrik Warga Sulsel Meningkat Selama Pandemi
-
Kasus COVID-19 batam Kembali Catat Rekor, Total Ada 1.238 Pasien
-
Jika Sembuh dari Covid-19, Ini 5 Gejala yang Bisa Bertahan Sebulan!
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak