- Dinas Pendidikan Batam resmi memberlakukan kembali pembelajaran tatap muka untuk PAUD, SD, dan SMP mulai 1 Oktober 2026.
- Kebijakan ini dikeluarkan karena kualitas udara Batam berdasarkan data 30 September 2026 telah membaik dengan nilai ISPU 86 kategori sedang.
- Kepala satuan pendidikan diwajibkan mengawasi kesehatan warga sekolah, menjaga kebersihan lingkungan, dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
SuaraBatam.id - Dinas Pendidikan Batam resmi kembali menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP negeri atau swasta mulai 1 Oktober 2026.
Keputusan ini secara resmi tertuang dalam surat edaran resmi yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Batam, Hendri Arulan, pada tanggal 30 September 2026.
Meski siswa sudah bisa kembali belajar di sekolah, Dinas Pendidikan Batam tetap memberikan sejumlah catatan penting demi menjaga keselamatan dan kesehatan warga sekolah.
Kepala Satuan Pendidikan diminta untuk memastikan beberapa hal, antara lain:
- Mengawasi kondisi kesehatan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan.
- Memastikan kebersihan dan kesehatan lingkungan di area satuan pendidikan.
- Mempertahankan kesiapsiagaan terhadap potensi perubahan kualitas udara yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
- Menerapkan ketentuan serta protokol kesehatan yang berlaku.
Kepala Dinas Pendidikan Batam menjelaskan, penerbitan surat edaran ini merupakan tindak lanjut dari membaiknya kondisi cuaca setelah sebelumnya pemerintah setempat terpaksa memberlakukan kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) akibat darurat kabut asap.
Berdasarkan hasil pemantauan dan data dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam per tanggal 30 September 2026, tingkat kualitas udara (nilai ISPU) di wilayah Batam berada di angka 86.
Melansir Batamnews--jaringan Suara.com, angka tersebut masuk ke dalam kategori sedang dan sudah berada di bawah ambang batas membahayakan.
Secara khusus, Dinas Pendidikan juga menekankan agar pihak sekolah bekerja sama dengan komite dan kelompok paguyuban kelas untuk mengingatkan orang tua murid agar anak-anaknya (beserta para guru) tetap menggunakan masker saat PTM berlangsung.
Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah diinstruksikan untuk terus memantau kondisi kualitas udara secara berkala.
Apabila sewaktu-waktu terjadi perubahan kondisi yang berpotensi mengganggu kesehatan serta keselamatan warga sekolah, pihak sekolah diwajibkan untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Batam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
Terkini
-
Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta
-
Gegerkan Warga, Siswi SMK di Bintan Ditemukan Meninggal Dalam Kamar
-
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Warga Natuna Dikabarkan Tewas Kena Serangan Drone