- Seorang siswi SMK berusia 18 tahun ditemukan tewas tergantung di rumahnya di Bintan Utara pada Selasa siang.
- Petugas kepolisian bersama warga dan petugas rumah sakit telah mengevakuasi jenazah korban ke RSJKO EHD Tanjunguban untuk divisum.
- Orang tua korban yang mengetahui kejadian tersebut segera meminta bantuan warga sekitar untuk melapor kepada pihak berwajib.
SuaraBatam.id - Warga Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan digegerkan dengan penemuan seorang siswi SMK berinisial Tr (18) yang tewas di rumahnya, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Kanitreskrim Polsek Bintan Utara, Iptu Wisuda Meitari menyampaikan pihaknya menemukan korban dalam posisi tergantung di dalam kamar.
"Jenazah sudah dilakukan evakuasi dan langsung dibawa ke RSJKO EHD Tanjunguban, untuk dilakukan proses visum dan pendalaman terkait penyebab kematian korban," kata Kanitreskrim dikutip dari Batamnews--jaringan Suara.com.
Proses evakuasi dilakukan bersama personel Polsek Bintan Utara, warga, dan petugas rumah sakit. Korban diketahui masih aktif bersekolah dan duduk di kelas 12 di salah satu SMK di Kabupaten Bintan.
Ketua RT setempat, Kusnali, menuturkan orang tua korban yang mengetahui anaknya dalam keadaan tergantung langsung memberitahukan dan meminta bantuan warga sekitar.
Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian bergegas menuju kediaman korban dan melaporkannya ke pihak kepolisian.
Saat tiba di lokasi, warga dan petugas mendapati korban sudah tidak bernyawa dalam posisi tergantung di kamar rumahnya.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab korban mengakhiri hidupnya. Pantauan di lokasi, korban dibawa ke rumah sakit dengan didampingi ayah dan kedua saudara perempuannya.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
Terkini
-
Gandeng Kemlu, BRI Dorong Investasi Global dan Perluas Akses UMKM ke Pasar Internasional
-
Bermula Monyet Masuk Gardu, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam
-
Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun
-
Nelayan Anambas Terombang-ambing Berhari-hari hingga Lautan Malaysia
-
Warga Diperiksa Polda Kepri usai Kritik Blackout Batam, Siapa Pelapornya?