- Seorang karyawati Hotel Four Points Bintan menjadi korban penganiayaan brutal oleh oknum sekuriti di Bintan, Selasa dini hari.
- Pelaku menendang motor korban hingga terjatuh, lalu melakukan pemukulan, penyeretan, dan menindih tubuh korban menggunakan motor.
- Keluarga korban telah melaporkan kasus penganiayaan tersebut kepada pihak Polsek Bintan Utara agar pelaku segera diproses hukum.
SuaraBatam.id - Karyawati Hotel Four Points Bintan menjadi korban penganiayaan brutal oknum petugas keamanan (sekuriti) di Bintan Lagoon Resort (BLR), Selasa (16/6/2026) dini hari.
Peristiwa terjadi di Jalan Menalai, Karang Ledok, RT 007/RW 004, Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan.
Abang korban, Alfizar, berharap aparat penegak hukum memproses perkara tersebut secara profesional dan memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku.
"Saya berharap proses hukum dapat ditegakkan seadil-adilnya dan pelaku mendapat hukuman yang setimpal atas apa yang telah diperbuat terhadap adik kandung saya," ujar Alfizar, kepada Batamnews--jaringan Suara.com, Kamis (16/7/2026).
Kasus tersebut kini ditangani Polsek Bintan Utara setelah keluarga korban. Berdasarkan laporan polisi, abang kandung korban.
Keluarga awalnya mendapat informasi dari Ketua RT setempat, sekitar pukul 03.00 WIB bahwa Dw mengalami kecelakaan lalu lintas sekaligus diduga menjadi korban penganiayaan.
Mendengar kabar tersebut, Alfizar segera menuju rumah kakek korban. Setibanya di lokasi, ia mendapati adiknya dalam kondisi terluka di sekujur tubuh dan terus merintih kesakitan.
Kepada keluarganya, korban menceritakan bahwa saat pulang bekerja dengan mengendarai sepeda motor, dirinya diduga dibuntuti seorang pria bernama Afzanizam yang mengendarai sepeda motor berwarna hitam.
Saat kondisi jalan mulai sepi, korban berusaha mempercepat laju kendaraannya. Namun, terduga pelaku berhasil mengejar dan diduga menendang sepeda motor korban sebanyak dua kali hingga korban terjatuh di bahu jalan.
Tak berhenti di situ, korban mengaku kembali mengalami tindakan kekerasan. Terduga pelaku diduga menyeret korban, kemudian memukul dan menendang korban di sejumlah bagian tubuh.
Bahkan, korban mengaku kembali diseret ke posisi semula sebelum tubuhnya ditindih menggunakan sepeda motor miliknya.
Korban juga mengaku pelaku menginjak dan melompat-lompat di atas sepeda motor yang menindih tubuhnya.
Usai mengetahui kondisi korban, keluarga segera membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bintan Utara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya