M Nurhadi
Rabu, 09 September 2020 | 13:52 WIB
Aparat TNI AU bersama sejumlah instansi mengamankan lahan dekat Bandara Hang Nadim yang dibakar OTK Selasa (8/9/2020). (Batamnews/ist)

SuaraBatam.id - Seorang yang tak dikenal (OTK) diduga telah melakukan pembakaran lahan tidak jauh dari Bandara Hang Nadim, Kota Batam. Lahan tersebut berada tak jauh dari landasan pacu bandara.

Anggota TNI Angkatan Udara bersama dengan Ditpam BP Batam, Avsec Bandara dan Avsec Batam Aero Technic secara langsung turun tangan menangani hal ini pada Selasa (8/9/2020) kemarin.

“Lahan itu diduga sengaja dibakar untuk membuka lahan perkebunan oleh oknum tidak bertanggung jawab dan tidak memahami tentang keselamatan penerbangan,” ujar Komandan Lanud Hang Nadim Letkol Pnb Urip Widodo, Rabu (9/9/2020).

Ia menyampaikan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan menetapkan untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan, Bandar Udara dilengkapi dengan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP).   

KKOP sendiri relatif memiliki lahan yang sangat luas, mulai dari pinggir landas pacu sampai radius 15.000 m dengan ketinggian variatif hingga 150 m relatif terhadap Titik Reference Bandar Udara.

Selain itu, bangunan dan berbagai spesies tumbuhan di dalam KKOP harus diatur dan dikendalikan, tidak melebihi batas ketinggian kawasan keselamatan operasi penerbangan.

Mengacu UU tersebut, Urip menegaskan hal apapun yang berkaitan dengan kegiatan atau aktivitas di sekitar wilayah KKOP Bandara Hang Nadim harus dijalankan dengan aturan dan prosedur yang benar.  

“Saya akan menindak tegas pelanggaran hukum yang terjadi di wilayah KKOP, apalagi sesuatu yang dapat mengancam keselamatan penerbangan,” kata Urip, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).

Hingga artikel ini diturunkan, belum ada pihak yang dinyatakan bertanggungjawab terhadap pembakaran lokasi di wilayah KKOP tersebut. 

Baca Juga: Edukasi Disiplin Prokes, Forkom Antarmedia Bali Bangkit Bagikan 5000 Masker

Urip juga menegaskah, pihaknya serta pihak lain yang berkaitan akan terus melakukan penelusuran hingga pelaku pembakaran di sekitar Bandara Hang Nadim terungkap.

Load More