SuaraBatam.id - Total 5.050 paket internet gratis diberikan kepada siswa sekolah menengah atas negeri, sekolah menengah kejuruan negeri, dan sekolah luar biasa yang kurang mampu di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) guna mendukung proses belajar mengajar secara online.
"Ini merupakan salah satu bentuk perhatian dari pemerintah berserta pihak terkait dalam upaya melancarkan kegiatan belajar mengajar pada kondisi pandemi COVID-19," kata Gubernur Provinsi Kepri Isdianto saat secara simbolis menyerahkan bantuan paket internet kepada perwakilan siswa di Tanjungpinang, Kamis (3/9/2020).
Menurutnya, dengan keadaan pandemi saat ini, semua pihak mau tidak mau harus beradaptasi dengan kebiasaan yang baru tak terkecuali pelaksanaan kegiatan belajar mengajar jarak jauh via daring.
Terlebih di wilayah Kepulauan Riau yang mencakup banyak pulau, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dari jarak jauh masih terkendala keterbatasan ketersediaan sarana-prasarana pendukung termasuk kepemilikan alat komunikasi memadai, sinyal telekomunikasi yang tidak selalu prima, dan ketersediaan akses internet.
"Maka itu, kami bergerak cepat menggesa pelaksanaan ini, tidak lain adalah agar para siswa dapat belajar dan guru serta orang tua menjadi tenang," kata Gubernur kepada Antara.
Meski demikian, dia mengakui, bantuan 5.050 paket internet gratis tersebut belum bisa mencakup seluruh siswa yang membutuhkan bantuan.
Namun, Isdianto mengapresiasi perusahaan telekomunikasi XL Axiata yang telah membantu menyediakan paket internet gratis bagi siswa kurang mampu.
"Mari kita bersama, saling peduli terhadap pendidikan di negeri ini, karna eksistensi serta kemajuan bangsa sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidikan bagi anak kita kelak yang akan menerima estafet kepemimpinan," katanya.
Rudi Dharma dari XL Axiata Area Tanjungpinang-Bintan menjelaskan, ada 193.000 paket internet gratis yang disediakan untuk siswa kurang mampu di 28 provinsi di Indonesia.
Baca Juga: Catat! Jam Operasional Layanan Tes Swab di Dinkes Pontianak
Pada tahap pertama, ia melanjutkan, Kepri mendapatkan 5.050 paket bantuan akses internet. "Tahap selanjutnya untuk Kepri direncanakan akan diluncurkan lagi sebanyak 30 ribu paket internet," katanya.
"Mudah-mudahan dengan bantuan internet gratis ini para siswa dapat lancar dalam proses belajar sehingga menggapai prestasi yang membanggakan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Gubernur Petahana Isdianto Gandeng Suryani Deklarasi Maju Pilkada Kepri
-
53 Pekerja Migas Positif COVID-19 di Anambas Segera Dibawa ke Jakarta
-
Bak Film James Bond, Penyelundup Berhasil Ditangkap Usai Aksi Saling Kejar
-
Beredar Akun FB Palsu Eks Gubernur Kepri, Minta Duit ke Warga via Messenger
-
BPS: Nilai Ekspor Kepulauan Riau Juli 2020 Meningkat 904,28 Juta Dolar AS
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
PLN Batam Diapresiasi atas Respons Cepat, BP Batam Turun Langsung Dampingi Dunia Usaha
-
Viral Blackout Batam Selama 3 Hari Disengaja, PLN Buka Suara
-
Batam Blackout: Penyebab Diduga Hewan Liar Masuk Gardu, PLN Siapkan Kompensasi
-
Pemadaman Listrik Total, Harga Kamar Hotel di Batam Tembus Rp34 Juta per Malam
-
Batam Blackout, Baru Sejumlah Wilayah Menyala Setelah 14 Jam Tanpa Listrik