SuaraBatam.id - Gubernur petahana Isdianto bersama politisi Partai Keadilan Sejahtera, Suryani, mendeklarasikan diri untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kepri 2020, sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur 2020-2024.
"Kami mengumumkan secara terbuka pencalonan Isdianto sebagai calon gubernur dan Suryani cawagub 2020-2025," kata Ketua Tim Pemenangan Isdianto-Suryani (Insani), Bakti Lubis dalam deklarasi di Batam, Kamis (3/9/2020).
Ia menyebut, deklarasi ini sebagai bentuk pengabdiannya kepada masyarakat Kepulauan Riau. Dalam deklarasi, Isdianto dan Suryani secara serempak menyampaikan kesediaannya menjadi bakal calon kepala daerah.
"Setelah mendapatkan pengesahan dari Partai Hanura, PKS dan Partai Demokrat sebagai calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada 2020-2024, dengan mengucapkan bismillah kami menyatakan diri bahwa kami bersedia. Mohon doa restu dan dukungan atas keikutsertaan kami," kata Isdianto, melansir Antara.
Ia juga menyebut, ia bersama Suryani memiliki tujuan untuk meneruskan pembangunan yang sudah dicanangkan dan dimulaikan kepala daerah sebelumnya.
Dalam pidatonya, Isdianto menyatakan keputusan untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah didasari keinginan dan semangat menjadikan masyarakat Kepri lebih baik di masa yang akan datang.
"Pada tataran niatan baik, kami sepakat melanjutkan dan membenahi dan melengkapi pembangunan yang sudah dicanangkan dan dimulai oleh Muhammad Sani dan Nurdin Basirun," ujar pria yang juga adik kandung M Sani itu.
Di kesempatan yang sama, Suryani turut menyampaikan apresiasi tinggi pada gubernur sebelumnya, Muhammad Sani, yang meninggal saat menjalankan tugasnya.
"Beliau orang hebat. Atas jasa beliau, Kepri mencatatkan banyak penghargaan dan apresiasi. Visi kami (dirinya dan Isdianto) sama, bagaimana perempuan Kepri menjadi mitra bagi lelaki dan berperan aktif bagi pembangunan di Kepri. Perempuan harus maju tanpa melupakan fitrahnya," kata dia.
Baca Juga: Penangguhan Penahanan Jerinx SID Ditolak!
Berita Terkait
-
Akhyar Nasution Yakin Menang Lawan Menantu Jokowi di Pilkada Medan
-
Viral Bupati Faida, Pilkada Makassar Butuh Rp 80 Miliar untuk Menang
-
Mantan Bupati Ovi Batal Nyalon Pilkada Ogan Ilir
-
PPP Jadi Parpol Kelima yang Dukung Bobby Nasution di Pilwalkot Medan
-
Maju Pilkada, Dua Anggota DPRD Bengkulu Mengundurkan Diri
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Matahari Cincin di Kepri
-
Polda Kepri soal Maraknya Penyalahgunaan Whip Pink
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
55 Ribu PBI JK di Batam dan Karimun Dinonaktifkan, BPJS Ungkap Cara Reaktivasi