SuaraBatam.id - Sebuah video diduga penjemputan remaja perempuan oleh sekelompok petugas mengenakan APD lengkap viral di media sosial. Peristiwa yang diduga pula terjadi di Batam, Kepulauan Riau tersebut berkaitan dengan kasus virus corona.
Menanggapi video yang viral tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi turut memberikan klarifikasi. Menurutnya, video tersebut hanya separuh sehingga tidak menunjukkan kejadian secara keseluruhan.
“Banyak yang tidak tahu cerita keseluruhannya, dikira kami tim gugus tugas brutal,” ujar Didi, Selasa (25/8/2020).
Meski begitu, Didi membenarkan adanya penjemputan paksa terhadap seorang remaja putri beserta ibunya di Batam. Ia menambahkan, sang ibu merupakan warga Batam yang sebelumnya dalam pencarian karena mengusap air liur jenazah positif COVID-19.
“Awalnya sudah ada ibunya yang masuk ke ambulans, baru anak perempuannya, tapi yang terlihat hanya anak perempuannya tersebut dalam video itu,” kata dia., melansir Batamnews.co.id (jaringan Suara.com).
Ibu berinisial HS tersebut sudah dalam pencarian sejak Kamis (23/8/2020), usai perbuatannya di rumah duka YHG, pasien Covid-19 yang telah meninggal dunia viral. Namun, saat didatangi, HS diduga kabur sehingga tidak turut dievakuasi bersama 23 orang lainnya.
kemudian pada Senin (24/8/2020), HS beserta anak perempuannya diketahui berada di salah satu klinik swasta di Batam. Tidak membutuhkan waktu yang lama, gugus tugas segera mendatangi keduanya untuk diperiksa.
Lebih lanjut, Didi menyebut, langkah penjemputan paksa ini bertujuan melindungi masyarakat Batam agar tidak tertular Covid-19. HS maupun anak perempuannya memiliki kontak erat dengan YHG, pasien positif Covid-19.
“Saat ini mereka sudah berada di RSKI Galang, beserta anak HS yang paling kecil sudah di sana juga,” pungkas Didi.
Baca Juga: Puluhan Anggota Polres Kota Pariaman Positif COVID-19, Layanan Tetap Jalan
Berita Terkait
-
KEK Bandara Hang Nadim Diresmikan, Sejumlah Negara Siap Jadi Klien Pertama
-
Dicari Pelaku Pencurian Helm di Ruko Nagoya Batam! Begini Tampangnya
-
Viral Suara Mirip Teriakan Manusia di Kuburan, Warganet: Siksa Kubur?
-
Bukan Air, Sumur Pamsimas di Pesisir Selatan Malah Keluarkan Gas dan Api
-
Oknum PNS Kemenhub Diduga Pengedar Juga Positif Pengguna Narkoba
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti
-
Kematian Polisi Junior di Kepri: Propam Periksa 8 Personel, Satu Anggota Tersangka
-
Polisi Muda di Kepri Meninggal Diduga Dianiaya Senior, Tubuh Penuh Luka Lebam
-
Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam Dicopot Imbas Skandal Pungli