SuaraBatam.id - Nama Kepala Badan Pengelolaan Pajak Retribusi Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Reni Yusneli, dicatut seseorang yang diduga akan melakukan penipuan.
Reni mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (25/8/2020) pagi. Pelaku beraksi lewat WhatsApp.
"Kejadian itu tadi subuh. Orang itu menggunakan gambar saya di profil WhatsApp, dan kemudian menghubungi sejumlah staf saya," ujar Reni seperti dikutip dari Antara.
Reni menyebut, nomor ponsel orang yang mengaku dirinya tersebut yakni 081273389805.
Untuk melancarkan aksinya penipu mengaku sebagai Reni dan meminta sejumlah staf di jajarannya di instansi tersebut agar segera mengirimkan nomor ponsel seluruh pegawai.
"Penipu itu beralasan, kehilangan ponsel dan nomor ponsel sehingga harus mendapatkan nomor seluruh staf. Untung saja staf saya tidak begitu saja percaya," sambungnya.
Dia mengetahui kejadian tersebut setelah dihubungi sejumlah staf yang sebelumnya telah dikontak oleh penipu tadi.
Beruntung, sang penipu tersebut belum meminta uang atau pun barang.
"Sejauh ini saya belum tahu apakah ada pihak yang dirugikan akibat aksi penipu ini," ujarnya.
Baca Juga: Pakai Kalung Emas, Emak-emak Dijambret saat Naik Motor
Reni mengaku terkejut mendapat informasi tersebut dan meminta kepada para stafnya untuk lebih waspada terhadap penipuan.
"Nomor saya masih aktif, dan saya masih gunakan ponsel yang lama. Tidak ada yang hilang," tegasnya.
Mengenai kejadian itu, Reni berpesan kepada saudara-saudara, rekan kerja, dan teman-temannya agar mereka tidak melayani ulah sang penipu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Warga Natuna Dikabarkan Tewas Kena Serangan Drone
-
Bantuan Sepeda dari BRI Peduli Antar Mahesa Lebih Dekat dengan Cita-Cita
-
2 Tewas dalam Bentrok di Setokok Batam, Polisi Didesak Usut Dalang Kerusuhan
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri